# Telkom Pangkas 10 Anak Usaha, Siapkan Lompatan Bisnis Digital > Telkom memangkas 10 anak usaha lewat divestasi, merger, dan likuidasi sebagai bagian transformasi TLKM 30 menuju bisnis digital yang lebih fokus. Telkom menuntaskan streamlining 10 anak usaha hingga semester I 2026 melalui divestasi, merger, dan likuidasi untuk memperkuat bisnis inti telekomunikasi serta digital. ## Metadata - Source: kabarbursa.com - Access Level: Free - Category: Makro - Published At: 2026-07-07 11:14:00 - Author: Harun Rasyid - Editor: Yunila Wati - Canonical URL: https://www.kabarbursa.com/makro/telkom-pangkas-10-anak-usaha-siapkan-lompatan-bisnis-digital - Markdown URL: https://www.kabarbursa.com/makro/telkom-pangkas-10-anak-usaha-siapkan-lompatan-bisnis-digital.md ## Financial Entities - Stock Code: TLKM - Stock Name: Telkom Indonesia (Persero) Tbk - Exchange: Indonesia Stock Exchange ## Article **KABARBURSA.COM** – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menuntaskan penyederhanaan atau *streamlining* terhadap 10 entitas anak usaha hingga akhir semester I 2026. Langkah Telkom dalam pemangkasan 10 anak usaha dianggap sebagai langkah transformasi untuk memperkuat bisnis inti di bidang telekomunikasi dan digital.  Selain itu, *streamlining* juga merupakan dukungan Telkom dalam agenda penyederhanaan BUMN yang diamanatkan Danantara Asset Management (DAM) dan Badan Pengaturan (BP) BUMN. Diketahui, *streamlining* merupakan salah satu dari empat pilar strategi transformasi TLKM 30 yang difokuskan pada penataan portofolio bisnis lewat optimalisasi entitas usaha, penghapusan tumpang tindih bisnis, serta divestasi usaha non-inti. Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji, mengatakan penyederhanaan portofolio menjadi langkah strategis agar perusahaan lebih adaptif menghadapi dinamika industri digital. "Transformasi tidak hanya diwujudkan melalui pengembangan kapabilitas bisnis, tetapi juga keberanian untuk menata kembali organisasi agar semakin fokus pada bisnis inti yang menjadi kekuatan utama,” kata Seno dalam keterangan resminya, Senin, 6 Juli 2026. “Dengan struktur yang lebih ramping, Telkom memiliki fondasi yang lebih kuat untuk bergerak lebih *agile*, mengalokasikan investasi secara lebih optimal, serta menciptakan pertumbuhan yang lebih berkualitas," lanjut dia. Lebih lanjut, hingga Juni 2026 Telkom telah menyelesaikan *streamlining* terhadap 10 entitas melalui sejumlah aksi korporasi. Perseroan melepas dua entitas melalui skema divestasi yang ditandai penandatanganan Sale and Purchase Agreement (SPA) bersama mitra strategis pada 3 Juni 2026. Selain itu, Telkom menggabungkan dua entitas melalui skema vertical merger untuk memperkuat kapabilitas bisnis. Perseroan juga membubarkan enam entitas TelkomGroup melalui proses likuidasi setelah dilakukan evaluasi terhadap relevansi bisnis, aktivitas operasional, dan kontribusinya terhadap strategi jangka panjang perusahaan. Menurut Seno, *streamlining* bukan sekadar mengurangi jumlah anak usaha, tetapi membangun portofolio bisnis yang lebih sehat dan memiliki nilai tambah. "Setiap keputusan streamlining didasarkan pada evaluasi terhadap peran strategis masing-masing entitas dalam mendukung arah bisnis TelkomGroup ke depan. Dengan portofolio yang lebih fokus dan struktur organisasi yang lebih efisien, kami dapat memperkuat sinergi antar OpCo, mendorong pertumbuhan yang lebih berkelanjutan sekaligus memperkokoh posisi Telkom sebagai enabler ekosistem digital nasional yang berdaya saing global," jelas Seno. Melalui transformasi tersebut, Telkom juga memperkuat model Holding Company-Operating Company (HoldCo-OpCo). Dalam struktur baru ini, Telkom sebagai holding akan berfokus pada pengelolaan portofolio, tata kelola, sinergi, dan optimalisasi nilai bisnis, sedangkan operasional dijalankan oleh perusahaan-perusahaan operasi (OpCo) yang fokus pada segmen B2C, B2B Infrastructure, B2B ICT, dan International Business. Perseroan menegaskan seluruh proses streamlining dilakukan secara prudent, transparan, dan akuntabel dengan mengedepankan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan Business Judgment Rule (BJR).  Telkom menyatakan, pelaksanaannya proses tersebut telah dikoordinasikan dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kejaksaan Agung, Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), DAM, dan BP BUMN. Dari sisi sumber daya manusia, Telkom memastikan penyesuaian organisasi dilakukan dengan tetap menghormati hak-hak karyawan.  Salah satu langkah yang ditempuh adalah pelaksanaan Early Retirement Program (ERP) pada level OpCo sepanjang 2026 yang dilakukan secara sukarela berdasarkan kesepakatan bersama. Sebagai informasi, *streamlining* menjadi bagian dari target transformasi Telkom hingga 2030 untuk membangun struktur perusahaan yang lebih ramping, meningkatkan efisiensi operasional, mengoptimalkan belanja modal pada bisnis inti, serta memperkuat daya saing perusahaan di sektor telekomunikasi dan digital. ## **Antrean Beli Saham Tebal** Sementara itu, pergerakan saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) pada sesi pertama perdagangan Selasa, 7 Juli 2026 turun 40 poin atau 1,61 persen dan diperdagangkan di level Rp2.440. TLKM dibuka di Rp2.460, sempat bergerak naik dan menyentuh Rp2.480. Harga kemudian berbalik turun hingga mencapai level terendah pagi ini di Rp2.420, sebelum kembali naik tipis ke Rp2.440. Volume transaksi di sesi perdagangan hari ini mencapai sekitar 281,51 ribu lot dengan nilai perdagangan Rp68,9 miliar. Harga rata-rata transaksi berada di Rp2.447, sedikit di atas harga terakhir Rp2.440.  Yang menarik, di dalam antrean beli, level Rp2.440 menjadi pijakan terdekat. Pada harga ini terdapat antrean sekitar 33.602 lot. Namun, lapisan permintaan yang lebih besar justru terlihat di bawahnya.  Pada Rp2.400, antrean beli mencapai 46.034 lot, sedangkan di Rp2.350 terdapat sekitar 61.188 lot. Ini menjadi salah satu antrean bid terbesar yang terlihat dalam order book. Sementara itu, dari sisi penawaran, hambatan pertama berada sangat dekat dengan harga terakhir. Pada Rp2.450, terdapat antrean jual sekitar 32.014 lot. Setelah itu, penawaran berlanjut di Rp2.460 sebanyak 6.979 lot, di Rp2.470 sekitar 5.280 lot, dan di Rp2.480 sebanyak 13.561 lot. Kondisi ini membuat TLKM pagi ini bergerak di ruang yang cukup rapat. Harga terakhir Rp2.440 berhadapan langsung dengan antrean jual besar di Rp2.450. Jaraknya hanya satu fraksi harga, sehingga pergerakan berikutnya akan terlihat dari kemampuan transaksi menyerap penawaran pada level tersebut atau kembali berpindah ke antrean beli di bawah harga terakhir. Ada satu bagian menarik dari struktur order book pagi ini. Secara keseluruhan, jumlah antrean beli yang terlihat mencapai 329.811 lot, lebih besar dibandingkan antrean jual sekitar 193.861 lot. (Info-bks/*) ## KabarBursa Investor Pro For deeper investor analysis, listed-company insight, financial report interpretation, dividend quality ranking, stock screening, and stock ownership return simulation, use KabarBursa Investor Pro. - Insight Daily: https://www.kabarbursa.com/insight-daily - Insight Emiten: https://www.kabarbursa.com/insight-emiten - Dividen King: https://www.kabarbursa.com/dividen-king - Strategi Procopy: https://www.kabarbursa.com/strategi-procopy - Subscribe: https://www.kabarbursa.com/langganan