Logo
>

Bos Samudera Indonesia (SMDR) Kembali Borong Saham di Harga Rp346

Merujuk data keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin, 16 Maret 2026 Bani tercatat membeli 576.000 saham di harga Rp346 per saham.

Ditulis oleh Hutama Prayoga
Bos Samudera Indonesia (SMDR) Kembali Borong Saham di Harga Rp346
Kapal PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR). Foto: Dokumentasi Perusahaan

KABARBURSA.COM - Direktur Utama PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR), Bani Maulana Mulia tercatat menambah kepemilikan saham SMDR yang dilakukan pada Jumat, 13 Maret 2026.

Merujuk data keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin, 16 Maret 2026 Bani tercatat membeli 576.000 saham di harga Rp346 per saham.

Setelah transaksi tersebut, jumlah kepemilikan saham Bani di Samudera Indonesia meningkat dari 59.362.800 saham menjadi  59.938.800 saham. Jumlah itu setara dengan perubahan hak suara daro 0,36 persen menjadi 0,37 persen.

Tak hanya itu, Direktur Samudera Indonesia lainnya yakni Farida Helianti juga melakykan pembelian saham SMDR pada tanggal yang sama. Ia menambah kepemilikan sebanyak 500 ribu saham dengan transaksi Rp344 per saham.

Transaksi tersebut meningkatkan jumlah saham yang dimilikinya menjadi 1.800.000 saham dari sebelumnya sebesar 1.300.000 saham dengan porsi hak suara meningkat menjadi 0,01 persen.

Kedua transaksi tersebut dilaporkan sebagai pembelian saham untuk tujuan investasi. Selain itu, transaksi dilakykan dengan status kepemilikan langsung dan tidak berkaitan dengan upaya pengendalian perusahaan. Kedua pejabat tersebut juga tidak tercatat sebagai pihak pengendali.

Merujuk laporan keuangan yang dipublikasikan, Samudera Indonesia mencatatkan pendapatan sebesar USD571,56 juta pada kuartal III 2025. Angka tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD529,49 juta.

Beban pokok penjualan dan pendapatan Samudera Indonesia tercatat sebesar USD463,81 juta pada periode tersebut. Dengan struktur tersebut, laba bruto Samudera Indonesia tercatat sebesar USD107,74 juta.

Adapun laba bersih Samudera Indonesia pada sembilan bulan pertama 2025 sebesar USD43,09 juta, naik 4,2 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya senilai USD41,34 juta.

Dari sisi posisi keuangan, total aset Samudera Indonesia tercatat sebesar USD1,376 miliar per 30 September 2025. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan posisi akhir tahun 2024 yang tercatat sebesar USD1,288 miliar. (*)

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Hutama Prayoga

Hutama Prayoga telah meniti karier di dunia jurnalistik sejak 2019. Pada 2024, pria yang akrab disapa Yoga ini mulai fokus di desk ekonomi dan kini bertanggung jawab dalam peliputan berita seputar pasar modal.

Sebagai jurnalis, Yoga berkomitmen untuk menyajikan berita akurat, berimbang, dan berbasis data yang dihimpun dengan cermat. Prinsip jurnalistik yang dipegang memastikan bahwa setiap informasi yang disajikan tidak hanya faktual tetapi juga relevan bagi pembaca.