# IHSG Dibuka Menguat, Saham IPO RANS dan PRDL Pimpin Top Gainers > IHSG dibuka menguat 0,55 persen ke 5.945,07. Saham IPO PRDL dan RANS memimpin top gainers, sedangkan JELI dan JECX tertekan. IHSG dibuka naik 0,55 persen ke 5.945,07 pada Jumat pagi. Saham IPO PRDL dan RANS memimpin top gainers, sementara JELI, JECX, dan BACH masuk jajaran top losers. ## Metadata - Source: kabarbursa.com - Access Level: Free - Category: Market Hari Ini - Published At: 2026-07-10 09:21:00 - Author: Desty Luthfiani - Editor: Yunila Wati - Canonical URL: https://www.kabarbursa.com/market-hari-ini/ihsg-dibuka-menguat-saham-ipo-rans-dan-prdl-pimpin-top-gainers - Markdown URL: https://www.kabarbursa.com/market-hari-ini/ihsg-dibuka-menguat-saham-ipo-rans-dan-prdl-pimpin-top-gainers.md ## Article **KABARBURSA.COM** – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Jumat, 10 Juli 2026, melanjutkan tren positif setelah ditutup naik pada sesi sebelumnya. Berdasarkan data perdagangan hingga sekitar pukul 09.00 WIB, IHSG berada di level 5.945,07 atau menguat 32,63 poin setara 0,55 persen. Penguatan indeks ditopang mayoritas sektor yang bergerak di zona hijau. Sektor bahan baku mencatat kenaikan tertinggi sebesar 1,12 persen, diikuti sektor properti yang naik 0,54 persen, sektor keuangan 0,48 persen, sektor energi 0,47 persen, dan sektor teknologi 0,44 persen. Sektor barang konsumsi siklikal 0,38 persen, sektor perindustrian 0,37 persen, sektor infrastruktur 0,24 persen, serta sektor barang konsumsi primer 0,12 persen juga ikut mendorong kenaikan IHSG.  Sementara itu, sektor kesehatan menjadi satu-satunya yang terkoreksi sebesar 0,32 persen, sedangkan sektor transportasi bergerak relatif datar. Aktivitas perdagangan pada awal sesi menunjukkan nilai transaksi mencapai sekitar Rp262,52 miliar dengan volume 3,68 juta lot dari 144,33 ribu kali transaksi. Investor asing masih membukukan aksi jual bersih (net foreign sell) sebesar Rp259,36 miliar di seluruh pasar, dengan nilai beli Rp4,50 triliun dan nilai jual Rp4,76 triliun. Di jajaran saham penguat terbesar atau top gainers, PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) memimpin dengan kenaikan 34,57 persen ke level Rp218 per saham. Emiten sektor kesehatan yang baru melantai di Bursa Efek Indonesia pada Kamis, 9 Juli 2026 itu menghimpun dana IPO untuk memperluas kapasitas produksi, memperkuat modal kerja, serta mendukung pengembangan bisnis diagnostik. Posisi berikutnya ditempati PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS) yang melonjak 34,12 persen ke level Rp228 per saham pada hari pertama pencatatannya di Bursa Efek Indonesia. Emiten media dan hiburan tersebut resmi melantai di bursa pada Jumat, 10 Juli 2026 setelah menawarkan 2,525 miliar saham baru dengan harga Rp170 per saham. Selain kedua saham IPO tersebut, PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) menguat 18,10 persen ke Rp2.740 per saham. Disusul PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP) yang naik 8,74 persen ke Rp112 per saham dan PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk (LMAX) yang bertambah 7,84 persen ke Rp110 per saham. Di sisi lain, tekanan jual masih membayangi sejumlah saham yang baru mencatatkan saham perdana dalam beberapa hari terakhir. PT Niramas Utama Tbk (JELI), emiten produsen makanan dan minuman yang melaksanakan IPO pada Selasa, 7 Juli 2026, menjadi top loser setelah turun 14,81 persen ke level Rp1.495 per saham. Penurunan juga terjadi pada PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX), emiten yang bergerak di bidang layanan kesehatan berbasis syariah dan turut mencatatkan saham perdana pada 7 Juli 2026. Saham JECX terkoreksi 11,75 persen ke level Rp1.465 per saham. Sementara itu, PT Bach Multi Global Tbk (BACH), emiten yang bergerak di bidang distribusi dan perdagangan berbagai produk serta melantai di Bursa Efek Indonesia pada Rabu, 8 Juli 2026, turun 11,64 persen ke level Rp486 per saham. Adapun PT Supra Boga Lestari Tbk (RANC), emiten sektor ritel modern, melemah 7,76 persen ke level Rp535 per saham. Dari sisi teknikal, MNC Sekuritas menilai IHSG masih memiliki peluang melanjutkan penguatan dalam jangka pendek. Dalam riset hariannya, MNC Sekuritas menyebut posisi IHSG saat ini diperkirakan berada pada bagian gelombang b dari skenario utama, sehingga masih berpotensi menguji area 6.083 hingga 6.203.  Meski demikian, pelaku pasar tetap perlu mencermati potensi koreksi menuju kisaran 5.752 hingga 5.797. MNC Sekuritas menetapkan area support IHSG berada di level 5.486 dan 5.317, sedangkan resistance berada pada level 6.007 dan 6.286. MNC Sekuritas menempatkan empat saham dalam daftar rekomendasi perdagangan, yakni BUVA, ICBP, KLBF, dan VKTR. Keempat saham datang dengan karakter pergerakan yang berbeda menjelang perdagangan Jumat. BUVA menjadi salah satu saham yang mencatat penguatan pada data perdagangan terakhir. Saham tersebut berada di level Rp855, naik Rp30 atau 3,64 persen. BUVA dibuka pada Rp815, sempat menyentuh harga tertinggi Rp860 dan terendah Rp810, dengan harga rata-rata Rp843. ICBP bergerak lebih terbatas. Saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk berada di Rp6.675 atau naik Rp50 setara 0,75 persen. Saham ini dibuka di Rp6.625, mencapai level tertinggi Rp6.675 dan terendah Rp6.575, dengan harga rata-rata Rp6.606.(*) ## KabarBursa Investor Pro For deeper investor analysis, listed-company insight, financial report interpretation, dividend quality ranking, stock screening, and stock ownership return simulation, use KabarBursa Investor Pro. - Insight Daily: https://www.kabarbursa.com/insight-daily - Insight Emiten: https://www.kabarbursa.com/insight-emiten - Dividen King: https://www.kabarbursa.com/dividen-king - Strategi Procopy: https://www.kabarbursa.com/strategi-procopy - Subscribe: https://www.kabarbursa.com/langganan