# Kisah Raffi Ahmad Bangun RANS dari Garasi hingga IPO di BEI > Raffi Ahmad mengenang perjalanan PT RANS Entertainment Indonesia Tbk yang dimulai dari garasi rumah pada 2016 hingga resmi melantai di Bursa Efek Indonesia. Ia menyebut dukungan masyarakat menjadi modal utama pertumbuhan RANS dan menegaskan IPO merupakan bagian dari visi membangun perusahaan yang mampu bertahan lintas generasi, terinspirasi oleh The Walt Disney Company. Nagita Slavina juga mengungkapkan harunya atas pencapaian tersebut dan menyebut persiapan menuju IPO telah dilakukan sejak 2021 melalui penguatan tata kelola, manajemen, dan model bisnis. Raffi Ahmad mengenang perjalanan RANS dari garasi rumah hingga menjadi emiten di BEI, dengan visi membangun perusahaan kreatif yang berkelanjutan. ## Metadata - Source: kabarbursa.com - Access Level: Free - Category: Market Hari Ini - Published At: 2026-07-10 15:05:00 - Author: Desty Luthfiani - Editor: Citra Dara Vresti Trisna - Canonical URL: https://www.kabarbursa.com/market-hari-ini/kisah-raffi-ahmad-bangun-rans-dari-garasi-hingga-ipo-di-bei - Markdown URL: https://www.kabarbursa.com/market-hari-ini/kisah-raffi-ahmad-bangun-rans-dari-garasi-hingga-ipo-di-bei.md ## Article **KABARBURSA.COM** – Perjalanan PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS) menuju Bursa Efek Indonesia (BEI) dimulai dari sebuah garasi rumah. Berbekal kamera sederhana dan keinginan berbagi cerita, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina membangun RANS pada 2016 tanpa pernah membayangkan perusahaan yang berawal dari konten keluarga itu akan menjadi perusahaan terbuka. Momen tersebut dikenang Raffi Ahmad saat konferensi pers usai pencatatan saham perdana RANS di Gedung BEI, Jakarta, Jumat, 10 Juli 2026. Di hadapan investor, mitra bisnis, dan media, Raffi menyebut pencapaian RANS tidak lepas dari dukungan masyarakat yang selama ini mengikuti perjalanan keluarganya. "RANS kami mulai dari tahun 2016, dari sebuah kantor hanya di garasi rumah, hanya mengabadikan dari keluarga," kata Raffi. Ia mengatakan, pertumbuhan pengikut di media sosial tidak hanya menghadirkan popularitas, tetapi juga doa dan dukungan dari masyarakat. Menurut Raffi, kepercayaan publik itulah yang menjadi modal terbesar hingga akhirnya RANS berhasil melantai di bursa. "Banyak yang mendoakan rumah tangga saya sama Nagita, banyak yang mendoakan punya anak, banyak yang mendoakan jadi tambah rezekinya. Saya menyadari keberkahan ini karena RANS didoakan sama masyarakat Indonesia," ujarnya. Karena itu, Raffi menilai pencatatan saham perdana menjadi babak baru bagi RANS. Jika sebelumnya perusahaan hanya dimiliki oleh dirinya dan Nagita, kini masyarakat luas juga memiliki kesempatan menjadi bagian dari perjalanan perusahaan melalui pasar modal. "Hari ini RANS sudah bisa dimiliki oleh seluruh masyarakat Indonesia," katanya. Raffi mengungkapkan, keputusan membawa RANS ke lantai bursa bukan semata untuk menghimpun pendanaan, melainkan bagian dari visi jangka panjang membangun perusahaan yang mampu bertahan lintas generasi. ## **Terinspirasi Walt Disney** Menurutnya, sejak awal ia ingin RANS berkembang menjadi perusahaan yang tidak lagi bergantung pada sosok Raffi Ahmad maupun Nagita Slavina. Ia mencontohkan transformasi yang dilakukan The Walt Disney Company, yang berkembang dari nama pendirinya menjadi ekosistem bisnis berbasis intellectual property (IP). "Saya terinspirasi dengan Walt Disney. Nama besar itu bisa berubah menjadi satu vehicle legacy yang kalau kita kelola dengan profesional akan menjadi baik," ujarnya. Ia berharap suatu hari nanti RANS tetap dapat berkembang meski dirinya dan Nagita tidak lagi terlibat langsung dalam operasional perusahaan. "Kalau saya sama Nagita sudah tidak ada lagi, RANS masih tetap hidup dan menjadi manfaat untuk banyak orang," ucap Raffi. Visi tersebut diamini Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk, Nagita Slavina. Dalam sambutannya di Main Hall BEI yang disampaikan dengan suara bergetar dan beberapa kali menitikkan air mata, Nagita mengatakan pencatatan saham perdana bukan hanya menjadi tonggak sejarah bagi RANS, tetapi juga bagi industri kreatif Indonesia. Pantauan **KabarBursa.com**, Nagita beberapa kali berhenti berbicara untuk menahan haru ketika mengenang perjalanan RANS dari perusahaan kecil hingga menjadi emiten. "Hari ini bukan sekadar hari ketika RANS mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia. Hari ini adalah hari ketika Indonesia menunjukkan bahwa kreativitas dapat berdiri sejajar dengan sektor-sektor ekonomi strategis lainnya," katanya. Nagita mengenang masa-masa awal ketika RANS masih memiliki kurang dari 10 karyawan dan harus menawarkan sendiri ide-ide kontennya kepada berbagai merek agar bersedia bekerja sama. Menurutnya, kepercayaan dari para pengiklan, mitra usaha, dan masyarakat menjadi fondasi yang membuat RANS mampu berkembang menjadi ekosistem bisnis kreatif yang kini mencakup media, *intellectual property*, produk konsumen, penyelenggaraan event, hingga pemanfaatan teknologi. Nagita menegaskan, keputusan melantai di bursa telah dipersiapkan sejak 2021, ketika RANS memperoleh investasi strategis dari grup Emtek. Sejak saat itu, perusahaan mulai memperkuat tata kelola, manajemen, serta model bisnis agar siap menjadi perusahaan publik. "Visi-misi kita menuju IPO itu sudah ada dari 2021. Dari 2021 sampai sekarang kita menyiapkan manajemen, menyiapkan bisnisnya bagaimana ke depannya," kata Nagita. Ia menilai momentum IPO dipilih karena bertepatan dengan pertumbuhan industri konten lokal, ekonomi berbasis pengalaman (*experience economy*), perdagangan elektronik, serta meningkatnya minat masyarakat terhadap produk-produk lokal. Selain itu, RANS juga terus mengurangi ketergantungan terhadap popularitas Raffi Ahmad dan Nagita Slavina dengan memperkuat lini bisnis di luar aktivitas sebagai figur publik. "Momentum ini tidak datang dua kali. Jadi kami cukup yakin bahwa memang ini saatnya kita untuk IPO," ujarnya. RANS resmi menjadi perusahaan tercatat ketujuh di Bursa Efek Indonesia sepanjang 2026 sekaligus emiten ke-963 di pasar modal Indonesia. Perseroan melepas 2,525 miliar saham baru atau setara 20,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum perdana saham dengan harga Rp170 per saham, sehingga menghimpun dana sebesar Rp429,25 miliar. Pada perdagangan perdana, saham berkode RANS dibuka di level Rp228 atau melonjak 34,12 persen dari harga penawaran dan langsung menyentuh batas Auto Reject Atas (ARA).(*) ## KabarBursa Investor Pro For deeper investor analysis, listed-company insight, financial report interpretation, dividend quality ranking, stock screening, and stock ownership return simulation, use KabarBursa Investor Pro. - Insight Daily: https://www.kabarbursa.com/insight-daily - Insight Emiten: https://www.kabarbursa.com/insight-emiten - Dividen King: https://www.kabarbursa.com/dividen-king - Strategi Procopy: https://www.kabarbursa.com/strategi-procopy - Subscribe: https://www.kabarbursa.com/langganan