# Transaksi Kakap Hope Diamond di DILD, Harga Terbang Delapan Persen > Hope Diamond membeli 22,85 persen saham DILD di Rp119. Harga DILD melonjak 8,11 persen ke Rp120. Simak data historis dan arah pergerakannya. Hope Diamond Management masuk sebagai pemegang 22,85 persen saham DILD lewat transaksi besar di Rp119 per saham. Pasar merespons dengan kenaikan harga, tetapi riwayat perdagangan menunjukkan jalan menuju level transaksi belum sepenuhnya terbuka. ## Metadata - Source: kabarbursa.com - Access Level: Free - Category: Market Hari Ini - Published At: 2026-07-07 13:32:00 - Author: Yunila Wati - Editor: Yunila Wati - Canonical URL: https://www.kabarbursa.com/market-hari-ini/transaksi-kakap-hope-diamond-di-dild-harga-terbang-delapan-persen - Markdown URL: https://www.kabarbursa.com/market-hari-ini/transaksi-kakap-hope-diamond-di-dild-harga-terbang-delapan-persen.md ## Article **KABARBURSA.COM** – Saham PT Intiland Development Tbk (DILD) kembali bergerak aktif pada perdagangan Selasa, 7 Juli 2026. Kabar masuknya Hope Diamond Management Ltd. melalui pembelian saham dalam jumlah besar menjadi latar baru bagi pergerakan emiten properti tersebut. Berdasarkan Keterbukaan Informasi, Hope Diamond Management membeli sekitar 2,4 miliar saham DILD dengan harga rata-rata Rp119 per saham pada 10 Juni 2026. Nilai transaksi mencapai sekitar Rp281,9 miliar.  Setelah transaksi itu, kepemilikan langsung Hope Diamond Management berubah dari sebelumnya tidak ada menjadi 22,85 persen. Masuknya Hope Diamond Management bukan merupakan transaksi yang terjadi dalam satu malam. Jejaknya mulai terlihat pada awal Juni 2026, kemudian berkembang cepat melalui serangkaian pembelian saham hingga akhirnya perusahaan investasi berbasis di Hong Kong itu menguasai 22,85 persen hak suara DILD. Besarnya kepemilikan tersebut sempat memunculkan anggapan bahwa Hope Diamond telah menjadi pengendali baru Intiland. Namun, berdasarkan informasi yang disampaikan, status itu perlu diluruskan.  Hope Diamond menyatakan, transaksi pembelian saham DILD dilakukan untuk tujuan investasi jangka panjang dengan kepemilikan saham secara langsung, bukan untuk mengambil posisi sebagai pengendali baru perseroan. ## **Aksi Senyap dan Agresif Hope Diamond Management** Kisah masuknya Hope Diamond menjadi menarik karena prosesnya berlangsung agresif dalam waktu kurang dari satu bulan. Hingga 11 Mei 2026, nama perusahaan tersebut belum tercatat sebagai pemegang saham DILD dengan kepemilikan di atas 5 persen. Posisi itu kemudian berubah cepat ketika memasuki Juni. Pada 2 Juni 2026, Hope Diamond mulai muncul dengan kepemilikan sebanyak 970 juta saham DILD. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 9,36 persen saham perseroan. Dalam satu langkah, namanya langsung masuk ke kelompok pemegang saham besar. Akumulasi tidak berhenti di sana. Dua hari kemudian, pada 4 Juni 2026, Hope Diamond kembali menambah kepemilikannya sebanyak 434,87 juta saham. Setelah transaksi itu, porsi saham yang dikuasai meningkat menjadi 13,55 persen. Pergerakan berikutnya membawa kepemilikan Hope Diamond ke posisi yang jauh lebih besar. Pada 10 Juni 2026, jumlah saham yang dimiliki telah mencapai 2.368.915.300 lembar, atau sekitar 2,37 miliar saham. Dengan jumlah tersebut, kepemilikan langsungnya mencapai 22,85 persen dari seluruh hak suara saham DILD. Jika perjalanan itu dibaca dari titik awal, skala akumulasinya terlihat jelas. Dari posisi yang belum tercatat sebagai pemegang saham di atas 5 persen pada 11 Mei, Hope Diamond berubah menjadi pemilik hampir seperempat hak suara DILD dalam waktu kurang dari sebulan. Seluruh saham tersebut dibeli pada harga rata-rata Rp119 per lembar. Dengan total sekitar 2,37 miliar saham, nilai investasi yang dikeluarkan mencapai kurang lebih Rp281,9 miliar. Transaksi dilakukan melalui perantara pasar modal PT UOB Kay Hian Sekuritas. Sifat transaksi juga menjadi bagian penting dari keterbukaan informasi. Pembelian tersebut merupakan kepemilikan langsung dan bukan transaksi repo atau *repurchase agreement*. Dengan demikian, saham yang dibeli dicatat sebagai kepemilikan langsung Hope Diamond, sesuai tujuan investasi yang disampaikan. Hope Diamond sendiri merupakan entitas investasi asing yang berbasis di Hong Kong.  ## **Ke Mana Arah Sahamnya?** Masuknya pemegang saham besar tersebut langsung direspons antusias oleh pasar. Hingga sesi pertama perdagangan Selasa, DILD berada di Rp120, naik 9 poin atau 8,11 persen dari posisi sebelumnya Rp111. Sejak pembukaan, saham ini sudah bergerak di atas harga sebelumnya. DILD dibuka di Rp113, yang sekaligus menjadi level terendah sesi pagi, lalu terus bergerak naik hingga mencapai Rp120. Level tersebut menjadi harga tertinggi sekaligus harga terakhir pada data yang ditampilkan. Aktivitas transaksinya ikut meningkat. Volume perdagangan mencapai sekitar 78,55 ribu lot dengan nilai transaksi Rp914,8 juta. Harga rata-rata berada di Rp116.  Dari sisi *orderbook*, penawaran terbesar terjadi di Rp120. Pada harga tersebut terdapat antrean jual sekitar 24.806 lot, sementara bid terdekat di Rp119 mencapai 7.465 lot. Secara keseluruhan, total bid yang terlihat sekitar 129.751 lot, lebih kecil dibandingkan total offer sekitar 179.684 lot. Di atas Rp120, antrean jual masih berlapis. Pada Rp121 terdapat 10.427 lot, Rp122 sebanyak 11.328 lot, dan Rp123 sekitar 11.452 lot. Penawaran juga berlanjut hingga Rp129 dalam tampilan orderbook.  Artinya, setelah melonjak pada sesi pagi, DILD masih berhadapan dengan saham yang menunggu dijual pada level-level di atas harga terakhir. ## **Harga Mulai Pulih, Asing Masuk Deras** Sementara itu, pergerakan saham DILD sepanjang 18 Juni hingga 6 Juli 2026 memperlihatkan fase pemulihan. Harga bergerak dari Rp116 pada 18 Juni, sempat bertahan di level yang sama sehari kemudian, lalu turun bertahap hingga mencapai Rp106 pada 1 Juli.  Dari titik tersebut, arah harga mulai berubah. DILD naik ke Rp107 pada 2 Juli, bertahan pada 3 Juli, kemudian menguat 3,74 persen ke Rp111 pada 6 Juli. Dengan demikian, selama periode tersebut harga masih turun sekitar 4,31 persen dari Rp116 ke Rp111, tetapi telah pulih sekitar 4,72 persen dari titik Rp106. Dari sisi arus dana asing, pergerakannya cenderung didominasi tekanan jual pada paruh kedua Juni. Berdasarkan penjumlahan data *net foreign* yang tersedia, total net foreign sell pada hari-hari dengan arus keluar mencapai sekitar Rp438,34 juta.  Arus keluar terbesar terjadi pada 22 Juni sebesar Rp108,53 juta dan 19 Juni sekitar Rp95,64 juta. Tekanan jual asing juga berlanjut pada 24, 25, 26, 29, dan 30 Juni, kemudian kembali muncul pada 3 dan 6 Juli. Pola ini berjalan beriringan dengan pelemahan harga DILD dari area Rp116 menuju Rp106. Namun, arus dana masuk asing memiliki ukuran yang lebih besar karena terjadi lonjakan pembelian pada awal Juli. Total net foreign buy pada hari-hari dengan arus masuk mencapai sekitar Rp703,49 juta, terutama ditopang net buy Rp479,82 juta pada 1 Juli.  Jika seluruh arus masuk dan keluar tersebut dihitung secara bersih, DILD masih membukukan net foreign buy sekitar Rp265,15 juta sepanjang periode 18 Juni hingga 6 Juli 2026.  Kesimpulannya, meski harga sempat tertekan dan arus asing harian lebih sering keluar, satu gelombang pembelian besar pada awal Juli membalik posisi kumulatif menjadi positif, kemudian diikuti pemulihan harga dari Rp106 menuju Rp111. Pergerakan berikutnya dapat dibaca dari kemampuan DILD mempertahankan area Rp119–Rp120, terutama karena Rp119 bertepatan dengan harga rata-rata transaksi besar Hope Diamond Management.(*) ## KabarBursa Investor Pro For deeper investor analysis, listed-company insight, financial report interpretation, dividend quality ranking, stock screening, and stock ownership return simulation, use KabarBursa Investor Pro. - Insight Daily: https://www.kabarbursa.com/insight-daily - Insight Emiten: https://www.kabarbursa.com/insight-emiten - Dividen King: https://www.kabarbursa.com/dividen-king - Strategi Procopy: https://www.kabarbursa.com/strategi-procopy - Subscribe: https://www.kabarbursa.com/langganan