KABARBURSA.COM - PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) akan mengakuisisi saham mayoritas Prime Land. Hal ini diketahui setelah kedua belah pihak melakukan Nota Kesepahaman atau MoU pada Rabu, 8 April 2026.
Diketahui, Prime Land merupakan salah satu developer yang berfokus pada pengembangan hunian, hospitality dan konsep co-living.
Selain mengembangkan proyek villa di destinasi unggulan seperti Bali dan Yogyakarta, Prime Land merupakan salah satu pemimpin di pengembangan proyek Rumah Kos yang menyasar segmen urban dan profesional muda.
Penandatanganan MoU ini memiliki tujuan strategis dalam meningkatkan recurring income, memperkuat konsolidasi pendapatan dan juga memperkuat manajemen inti bagi kedua entitas.
Melalui kombinasi portofolio yang saling melengkapi, TRIN dan Prime Land diharapkan dapat menciptakan sumber pendapatan berulang yang lebih stabil sekaligus mendorong pertumbuhan revenue secara berkelanjutan.
Co-Founder & Group CEO Triniti Land Group, Ishak Chandra mengakui jika pihaknya melihat kinerja Prime Land cukup baik selama ini, baik dari sisi pengembangan produk yang inovatif maupun penerimaan pasar yang kuat.
Atas dasar itu, pihaknya berkeyakinan melakukan ekspansi bisnis ke sektor hospitality dan target market baru melalui rencana akuisisi.
"Kami optimistis langkah ini akan memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan TRIN ke depan, termasuk dalam memperkuat recurring income dan kualitas revenue kami.” ujar dia dalam keterbukaan informasi, Kamis, 9 April 2026.
CEO Prime Land, Anthony Sudarsono, mengatakan penandatanganan MoU ini merupakan peluang untuk memperkuat fondasi bisnis perusahaan. Ia optimis bergabungnya Prime Land dalam payung grup TRIN akan membawa Prime Land ke tahap pertumbuhan yang lebih cepat.
"Dengan dukungan pengalaman dan kapabilitas TRIN selama ini, kami optimistis dapat menciptakan sinergi yang kuat, memperluas jangkauan pasar, serta menghadirkan proyek-proyek berkualitas yang mampu memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.” ungkapnya.
Adapun manajemen TRIN melihat sektor hospitality sebagai salah satu pilar pertumbuhan baru yang sejalan dengan meningkatnya kebutuhan akan hunian berbasis pengalaman (experience-based living), termasuk konsep co-living.
Dengan sinergi yang terbangun, Perseroan optimistis dapat menghadirkan inovasi serta menciptakan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, sekaligus memberikan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan. (*)