# Pengamat: Dampak IIMS ke Penjualan Masih Rapuh > IIMS 2026 picu lonjakan SPK kendaraan, namun konversi penjualan dipengaruhi likuiditas leasing. IMS 2026 dinilai mendorong lonjakan pemesanan kendaraan, meski konversi penjualan masih dipengaruhi pembiayaan. ## Metadata - Source: kabarbursa.com - Access Level: Free - Category: Otomotif - Published At: 2026-02-18 07:00:00 - Author: Harun Rasyid - Editor: Moh. Alpin Pulungan - Canonical URL: https://www.kabarbursa.com/otomotif/pengamat-dampak-iims-ke-penjualan-masih-rapuh - Markdown URL: https://www.kabarbursa.com/otomotif/pengamat-dampak-iims-ke-penjualan-masih-rapuh.md ## Article **KABARBURSA.COM** - Pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 menjadi arena para pabrikan otomotif dalam melancarkan strategi hingga adu produk kepada konsumen, terutama wilayah Jakarta dan sekitarnya. Berlangsung selama 5 hingga 15 Februari lalu, IIMS 2026 juga dapat menjadi momentum bagi konsumen untuk berburu unit kendaraan dan berbagai komponen pendukung jelang mudik Lebaran pada Maret mendatang. Dyandra Promosindo selaku pihak penyelenggara mengklaim, IIMS 2026 mengalami lonjakan pengunjung terutama pada akhir pekan dan fase akhir gelaran pameran. Meski demikian, data jumlah pengunjung dan nilai transaksi selama IIMS 2026 sementara ini belum dijnformasikan. Pengamat Otomotif, Yannes Martinus Pasaribu menyoroti dampak hadirnya hajatan otomotif tersebut. Menurutnya, IIMS 2026 cukup berdampak dalam penjualan kendaraan pada periode Februari tahun ini. "Secara historis IIMS tetap menjadi katalis jangka pendek karena mampu menciptakan lonjakan jumlah pemesanan yang bernilai besar, lewat promosi agresif dan partisipasi konsumen urban yang keuangannya relatif lebih likuid," buka Yannes saat dihubungi **KabarBursa.com**, Senin, 16 Februari 2026. Yannes menilai, keterkaitan IIMS 2025 terhadap penjualan mobil dan motor baru bakal tentatif. Sebab hal ini akan dipengaruhi persetujuan leasing atau lembaga pembiayaan, dalam kepemilikan kendaraan yang menggunakan skema pembayaran kredit. "Tetapi ketika dikonversi dari SPK (Surat Pemesanan Kendaraan) ke pengiriman unit untuk tahun 2026, tampaknya tetap rapuh akibat pengetatan likuiditas dan selektivitas leasing sambil menunggu peningkatan pertumbuhan ekonomi makro kita menuju ke target 6 persem yang dicanagkan (Menteri Keuangan) Purbaya," sebutnya. (*) ## KabarBursa Investor Pro For deeper investor analysis, listed-company insight, financial report interpretation, dividend quality ranking, stock screening, and stock ownership return simulation, use KabarBursa Investor Pro. - Insight Daily: https://www.kabarbursa.com/insight-daily - Insight Emiten: https://www.kabarbursa.com/insight-emiten - Dividen King: https://www.kabarbursa.com/dividen-king - Strategi Procopy: https://www.kabarbursa.com/strategi-procopy - Subscribe: https://www.kabarbursa.com/langganan