KABARBURSA.COM - PT Toyota-Astra Motor (TAM) kembali melanjutkan program ekspedisi kendaraan hybrid melalui kegiatan bertajuk Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2.0: Jelajah Sulawesi.
Program ini akan menempuh perjalanan mengelilingi Pulau Sulawesi dengan titik awal di Kendari, Sulawesi Tenggara, dan berakhir di Manado, Sulawesi Utara.
Kegiatan ini sebagai bagian dari upaya memperlihatkan kemampuan Veloz Hybrid EV sebagai MPV Hybrid 7-seater yang dapat digunakan di berbagai kondisi jalan di Indonesia.
Vice President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Jap Ernando Demily, mengatakan kegiatan ini merupakan kelanjutan dari ekspedisi serupa yang telah dilaksanakan sebelumnya. Ia menuturkan, setelah sukses dengan perjalanan serupa tahun lalu, kini TAM melanjutkan ekspedisi Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2.0: Jelajah Sulawesi.
“Kami ingin memperlihatkan Quality, Durability, dan Reliability (QDR) MPV Hybrid ini melintasi berbagai kondisi jalanan di Indonesia. Sulawesi dipilih karena mampu merepresentasikan karakter jalan yang beragam, lengkap dengan panorama indah serta medan yang menantang,” kata Jap Ernando dalam keterangannya, dikutip Selasa, 9 Juni 2026..
Toyota memilih Sulawesi karena memiliki karakter geografis yang beragam, mulai dari jalur pegunungan hingga jalan pesisir yang membentang antarkota. Kondisi tersebut dinilai dapat menjadi sarana pengujian bagi performa dan efisiensi teknologi hybrid yang digunakan pada Veloz Hybrid EV.
Rute yang akan dilalui mencakup Kendari, Morowali, Palopo, Makassar, Tana Toraja, Palu, Luwuk, Ou, Tolitoli, Gorontalo, hingga Manado. Selama perjalanan, tim juga dijadwalkan mengunjungi berbagai destinasi wisata alam dan kuliner untuk mengenalkan keragaman budaya serta kehidupan masyarakat di wilayah yang dilintasi.
Veloz Hybrid EV sendiri pertama kali diperkenalkan secara world premiere pada ajang GJAW 2025 sekitar enam bulan lalu. Model yang diproduksi di Indonesia tersebut menjadi bagian dari strategi Toyota dalam memperluas pilihan kendaraan elektrifikasi lokal ke segmen yang lebih luas.
Mengusung teknologi Hybrid EV generasi terbaru, kendaraan ini ditawarkan dengan harga mulai dari Rp303 juta untuk Tipe V melalui program Hybrid EV Untuk Semua hingga Rp389 juta untuk Tipe Q TSS Modellista (OTR Jakarta).
Respons pasar terhadap model tersebut juga tercermin dari jumlah permintaan yang telah melampaui 12.000 unit dalam periode sekitar enam bulan hingga akhir Mei 2026.
Sebelumnya, Toyota telah menyelenggarakan Veloz Hybrid EV Lintas Nusa pada periode 2 Desember 2025 hingga 17 Januari 2026. Pada pelaksanaan tahun ini, perusahaan kembali menggandeng media nasional dan media lokal Sulawesi untuk mengikuti perjalanan yang diperkirakan berlangsung selama 40 hari secara nonstop.
Melalui kegiatan tersebut, Toyota ingin menunjukkan bahwa aspek Quality, Durability, dan Reliability (QDR) tetap menjadi bagian penting dalam setiap solusi mobilitas yang ditawarkan kepada pelanggan di Indonesia.
Sementara itu, Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Bansar Maduma, mengatakan ekspedisi ini juga ditujukan untuk memperlihatkan kemampuan teknologi hybrid Toyota dalam menghadapi berbagai kondisi geografis di Indonesia.
Bansar menuturkan, ekspedisi Veloz Hybrid EV Lintas Nusa siap menjawab pertanyaan sebagian orang atas kemampuan teknologi Hybrid Toyota beradaptasi di lingkungan menantang Pulau Sulawesi.
“Melalui pengujian langsung oleh rekan media nasional, kami berharap hasil perjalanan ini dapat tersampaikan secara organik dan sejalan dengan pengalaman nyata para pelanggan. Melalui perjalanan lintas Sulawesi ini, turut memperlihatkan ekosistem Hybrid Toyota sanggup mendukung mobilitas pelanggan sampai pelosok wilayah tanpa perlu mengubah kebiasaan sehari-hari,” tutup Bansar.(*)