# BYOND by BSI Tambah Fitur Ibadah di Tengah Persaingan Bank Digital > BSI melengkapi aplikasi BYOND dengan fitur ibadah seperti jadwal salat, arah kiblat, pencarian masjid, pembayaran zakat, pembelian hewan kurban, dll. Bank Syariah Indonesia (BSI) menambahkan berbagai fitur ibadah dan layanan filantropi pada aplikasi BYOND sebagai bagian dari pengembangan layanan digital di tengah meningkatnya persaingan perbankan digital. ## Metadata - Source: kabarbursa.com - Access Level: Free - Category: Syariah - Published At: 2026-07-10 17:15:00 - Author: Harun Rasyid - Editor: Moh. Alpin Pulungan - Canonical URL: https://www.kabarbursa.com/syariah/byond-by-bsi-tambah-fitur-ibadah-di-tengah-persaingan-bank-digital - Markdown URL: https://www.kabarbursa.com/syariah/byond-by-bsi-tambah-fitur-ibadah-di-tengah-persaingan-bank-digital.md ## Financial Entities - Stock Code: BRIS - Stock Name: Bank Syariah Indonesia (Perser - Exchange: Indonesia Stock Exchange ## Article **KABARBURSA.COM** – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI memperluas fungsi aplikasi BYOND by BSI dengan menambahkan berbagai layanan di luar transaksi perbankan. Selain fitur keuangan, aplikasi tersebut kini juga menyediakan layanan yang berkaitan dengan kebutuhan ibadah dan aktivitas sosial bagi nasabah. Bagi bank berkode saham BRIS tersebut, konsep BYOND by BSI sebagai Super Apps menjadi strategi perusahaan untuk menghadirkan pengalaman digital yang lebih luas dibandingkan fungsi mobile banking konvensional. Transaction Banking Retail Group Head PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk, Dickman Maulana, mengatakan BYOND dibangun sebagai platform digital yang mengusung tiga pilar utama. "Kalau untuk nasabah consumer banking, individual banking kita punya BYOND yaitu mobile apps yang dimiliki BSI. Bedanya dengan mobile apps milik bank lain itu, BYOND sebagai proposition kita sebagai sahabat finansial, sahabat spiritual, dan sahabat sosial," ujar Dickman di ajang D-8 Halal Expo Indonesia (HEI) 2026 di Jakarta, Kamis, 9 Juli 2026. Menurutnya, fungsi sebagai sahabat finansial menjadi fondasi utama aplikasi tersebut melalui berbagai layanan transaksi perbankan digital. Namun, BSI menambahkan berbagai fitur berbasis kebutuhan ibadah bagi pengguna, khususnya umat Muslim. Melalui BYOND, nasabah dapat mengakses jadwal salat, penunjuk arah kiblat, hingga pencarian lokasi masjid. Seluruh informasi tersebut akan menyesuaikan lokasi pengguna secara otomatis sehingga tetap relevan saat berada di kota berbeda. "Kalau saya hari ini di Jakarta, besok saya ada di Surabaya, itu dia akan membaca lokasi saya ada di Surabaya. Jadwal salatnya mengikuti jadwal Surabaya secara otomatis. Masjid locator-nya juga mengikuti di mana tempat saya berada," kata Dickman. BSI juga memperluas fungsi aplikasi ke ranah sosial melalui berbagai layanan filantropi Islam. Nasabah dapat menunaikan zakat, infak, dan sedekah langsung dari aplikasi tanpa perlu berpindah platform. Tidak hanya itu, BYOND kini juga mendukung pembelian hewan kurban secara digital. Dickman menjelaskan, layanan tersebut tidak hanya tersedia untuk penyaluran kurban di dalam negeri, tetapi juga mencakup sejumlah negara tujuan. "Waktu Idul Adha kemarin, kita sudah bisa melakukan pembelian hewan kurban dari BYOND. Kita sudah memiliki vendor-vendor, bahkan kalau mau berkurban di luar negeri seperti Palestina atau Afrika, pilihannya juga tersedia," tuturnya. BSI juga terus menambah layanan berbasis kebutuhan ibadah. Salah satu fitur terbaru yang telah tersedia adalah pembayaran dam atau denda yang wajib dibayar bagi jemaah haji melanggar larangan ihram. Pembayarannya kini bisa secara digital melalui aplikasi BYOND. "Aplikasi kami juga memungkinkan untuk membayar dam kalau sedang pergi haji. Membayar dam bisa dari BYOND," kata Dickman. Pengembangan fitur-fitur tersebut menunjukkan arah transformasi digital BSI dalam layanan transaksi keuangan yang terintegrasi dengan kebutuhan ibadah dan sosial nasabah di dalam satu ekosistem digital. ### **Ke Mana Arah Digital Syariah?** Pengembangan aplikasi BYOND by BSI berlangsung di tengah tren digitalisasi layanan keuangan yang terus meningkat di Indonesia. Di saat transaksi perbankan semakin bergeser ke kanal digital, BSI memilih memperluas fungsi aplikasinya dengan menggabungkan layanan keuangan, ibadah, dan sosial dalam satu platform. Secara internal, BYOND menjadi salah satu kanal digital yang tumbuh paling cepat di BSI. Hingga akhir 2025, jumlah pengguna aplikasi tersebut telah mencapai sekitar 6 juta pengguna, meningkat sekitar 197 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Jika digabung dengan BSI Mobile, total pengguna layanan mobile banking BSI telah melampaui 9 juta pengguna.   Pertumbuhan pengguna juga diikuti lonjakan aktivitas transaksi. Sepanjang 2025, nilai transaksi yang diproses melalui BYOND mencapai sekitar Rp820 triliun dengan volume sekitar 730 juta transaksi, atau meningkat sekitar 48 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka tersebut menunjukkan bahwa aplikasi digital kini menjadi salah satu kanal utama interaksi nasabah dengan BSI.   Ekspansi layanan digital itu berjalan seiring dengan membesarnya basis nasabah perseroan. BSI saat ini melayani lebih dari 23 juta nasabah di seluruh Indonesia dan didukung jaringan sekitar 126 ribu Agen BSI yang menjangkau berbagai daerah.   Di tingkat industri, ruang pertumbuhan layanan digital masih terbuka lebar. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat aset perbankan syariah nasional telah mencapai Rp1.067,73 triliun pada akhir 2025 dengan pangsa pasar sekitar 7,69 persen terhadap industri perbankan nasional. Meski terus meningkat, besarnya pangsa pasar tersebut menunjukkan ruang ekspansi perbankan syariah masih cukup luas dibandingkan perbankan konvensional.   Pengembangan fitur BYOND juga tidak hanya diarahkan pada transaksi perbankan. Sejumlah layanan berbasis ekosistem syariah mulai menunjukkan pertumbuhan. Misalnya, pengguna tabungan haji melalui kanal digital meningkat sekitar 108 persen menjadi sekitar 380 ribu nasabah. Sementara itu, pengguna layanan tabungan emas tumbuh sekitar 417 persen hingga melampaui 530 ribu nasabah. Tren tersebut mencerminkan meningkatnya pemanfaatan layanan digital yang terhubung dengan kebutuhan finansial berbasis syariah.   Di sisi lain, pengembangan aplikasi perbankan syariah juga menunjukkan arah yang semakin beragam. Sejumlah bank syariah telah menghadirkan layanan pembayaran zakat, infak, maupun wakaf melalui aplikasi masing-masing. Namun, BYOND memperluas cakupan layanan dengan menambahkan fitur seperti jadwal salat, penunjuk arah kiblat, pencarian masjid, pembelian hewan kurban, hingga pembayaran dam haji dalam satu aplikasi.  Pendekatan tersebut menjadi bagian dari strategi BSI untuk membangun ekosistem layanan digital yang tidak hanya berorientasi pada transaksi keuangan, tetapi juga aktivitas ibadah dan sosial nasabah.(*) ## KabarBursa Investor Pro For deeper investor analysis, listed-company insight, financial report interpretation, dividend quality ranking, stock screening, and stock ownership return simulation, use KabarBursa Investor Pro. - Insight Daily: https://www.kabarbursa.com/insight-daily - Insight Emiten: https://www.kabarbursa.com/insight-emiten - Dividen King: https://www.kabarbursa.com/dividen-king - Strategi Procopy: https://www.kabarbursa.com/strategi-procopy - Subscribe: https://www.kabarbursa.com/langganan