Logo

2026 Investasi Lebih Cerdas.
Dengan Data. Bukan Insting.

KabarBursa Investor Pro membantu investor mengambil keputusan berbasis data.

Headline Hari Ini

Infografis

Berita Terbaru

Realisasi Anggaran MBG Mei 2026 Tembus Rp88 Triliun, Jangkau 63 Juta Penerima

Anggaran MBG mencapai Rp88,15 triliun hingga Mei 2026 dengan 63,13 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.

ESDM Akui Transisi Energi Masih Lambat, Batu Bara Kuasai 65 Persen Bauran Listrik

Plt. Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Tri Winarno, mengungkapkan pada realisasi produksi listrik tahun lalu, porsi pembangkitan batu bara melesat hingga 66,7 persen

Dirut BRI Ungkap Alasan AI Jadi Kunci Masa Depan Perbankan

Dirut BRI Hery Gunardi menegaskan bank harus mengadopsi AI dan Gen AI untuk menjawab perubahan perilaku nasabah di era digital.

Beban APBN buat PLN Tembus Rp244,83 Triliun pada 2026

Kebijakan pemerintah menahan tarif listrik membuat beban APBN 2026 membengkak hingga Rp244,83 triliun akibat tingginya konsumsi batu bara.

Ekspor Satu Pintu PT DSI Berlaku, Akankah Jadi Berkah atau Risiko bagi Saham TINS?

Kebijakan ekspor satu pintu PT DSI berpotensi memperkuat tata niaga timah, tetapi juga memunculkan kekhawatiran biaya dan birokrasi baru.

Moody's Beri Outlook Negatif untuk Mesin Investasi Danantara. ini Jawabannya

BPI Danantara Indonesia merespons positif peringkat Baa2 dengan outlook negatif dari Moody's untuk DIM.

BTM-1 Sold Out, Telkom Siapkan Gedung Data Center Kedua di Batam

Telkom melihat digital infrastructure akan menjadi salah satu fondasi utama pertumbuhan ekonomi digital masa depan

Direktur Bank KB Indonesia (BBKP) Mundur saat Saham Terparkir Merah

Bank KB Indonesia mengumumkan pengunduran diri Direktur Ritel Robby Mondong. Saham perseroan langsung tergelincir ke zona merah.

Dividen Jumbo PSAB Disetujui, Pemegang Saham Dapat Rp105 per Lembar

RUPST menyetujui pembagian dividen setelah PSAB membukukan lonjakan laba bersih

Diterpa Isu Mundur dari Kabinet, Purbaya: Saya Enggak Suka Mundur!

Menkeu menduga isu liar tersebut sengaja diembuskan oknum untuk memicu kegaduhan di pasar modal.