Logo

2026 Investasi Lebih Cerdas.
Dengan Data. Bukan Insting.

KabarBursa Investor Pro membantu investor mengambil keputusan berbasis data.

Headline Hari Ini

Infografis

Berita Terbaru

Harga Emas Masih Rentan Bergejolak, Pengamat Ungkap Level Kritis Pekan Depan

Perdamaian AS-Iran dan potensi pembukaan Selat Hormuz menjadi sentimen utama yang diperkirakan memengaruhi pergerakan emas dunia dan logam mulia

EMAS Kucurkan Rp143,75 Miliar buat Beli Aset Baru, Begini Detailnya

PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) melalui anak usahanya melakukan transaksi afiliasi guna mendukung operasional tambang emas Pani.

Bank Dunia Ingatkan Risiko Subsidi Energi RI, Capai Rp203,7 Triliun

Kenaikan harga minyak dunia dan pelemahan rupiah membuat hampir separuh anggaran subsidi dan kompensasi energi 2026 habis dalam lima bulan.

IPO INACO Tawarkan 350 Juta Saham, Harga Mulai Rp900

INACO menawarkan maksimal 350 juta saham dengan harga Rp900–Rp1.120 dan menargetkan pencatatan perdana di BEI pada 7 Juli 2026.

Lampu Jakarta Padam 60 Menit, Emisi Turun 60 Ton CO2e

Pemadaman lampu selama satu jam di sejumlah ikon Jakarta menghemat listrik 75,18 MWh dan mengurangi emisi karbon hingga 60,14 ton CO2e.

Dikaitkan dengan Pemeriksaan Pegawai Maybank, ini Penjelasan SIMP

SIMP menegaskan belum menerima konfirmasi resmi dari Maybank terkait pemeriksaan pegawai dan memastikan tidak ada dampak material.

Bank Dunia: Lebih dari Separuh Subsidi BBM Dinikmati Kelompok Kaya

Laporan terbaru menilai subsidi BBM masih belum tepat sasaran karena manfaat terbesar justru diterima rumah tangga berpendapatan tinggi.

ASSA Ekspansi, Siapkan Usaha Baru Integrasi Transportasi

PT Adi Sarana Armada Tbk akan melakukan ekspansi bisnis dengan meluncurkan sistem manajemen transportasi terintegrasi.

PSKT Menguat dalam Sepekan, Siapa Penampung Terbesar?

Saham PSKT pada periode tersebut menguat sebesar 13,17 persen atau naik 22 poin ke level Rp189

Nestlé dan Dubes Swiss Bahas Masa Depan Susu Lokal, Berapa Banyak yang Masih Impor?

Kunjungan Dubes Swiss ke Pabrik Kejayan menyoroti tantangan produksi susu nasional yang masih tertinggal dari kebutuhan domestik.