KABARBURSA.COM – Pendampingan dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI turut mendorong UMKM kuliner It's Me Time naik kelas.
It's Me Time yang berawal dari usaha rumahan dapat bertransformasi menjadi eksportir produk pangan ke sejumlah negara.
UMKM asal Sidoarjo, Jawa Timur, yang memproduksi brownies ketan dengan varian unggulan Choco Chip tersebut, dirintis Jalian Setiarsa pada 2 November 2017.
Berawal dari produksi sekitar 300 brownies per bulan di dapur rumah, kapasitas usahanya kini meningkat menjadi 20.000 sampai 25.000 produk per bulan. Wilayah pemasaran produk It's Me Time kini telah menjangkau berbagai wilayah di Indonesia hingga pasar internasional.
Arso, sapaan akrab Jalian Setiarsa, mulai menjadi nasabah simpanan BRI pada 2018. Sejak itu, ia memperoleh akses terhadap berbagai layanan perbankan sekaligus pendampingan usaha yang dinilai membantu pengembangan bisnisnya.
"Saya merasakan bagaimana petugas BRI turut memahami kebutuhan usaha kami, memberikan penjelasan dengan ramah, serta membantu proses bisnis saya berjalan lebih mudah dan sesuai kebutuhan bisnis," ujarnya.
Arso, Owner It's Me Time mengatakan, dukungan BRI kepada usahanya bukan sekadar akses pembiayaan, tapi juga pendampingan yang membuat pelaku usaha lebih percaya diri dalam mengembangkan bisnis.
Setelah bergabung sebagai anggota Rumah BUMN BRI, It's Me Time mendapatkan pembinaan yang mencakup tata kelola bisnis, peningkatan kualitas produksi, pengemasan, hingga strategi pemasaran.
"Petugas Rumah BUMN membimbing It’s Me Time secara mendalam dan intensif untuk membenahi aspek manajerial. Banyak sekali pelatihan-pelatihan bisnis yang makin membuat saya paham dalam mengurus bisnis," ujarnya dalam keterangan resmi BRI, Senin, 13 Juli 2026.
Melalui pendampingan tersebut, It's Me Time turut membenahi fasilitas produksi dan melengkapi berbagai sertifikasi, mulai dari Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), Halal, Good Manufacturing Practices (GMP), Standar Nasional Indonesia (SNI), hingga standar keamanan pangan internasional Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP).
Peningkatan kualitas produk kemudian membuka peluang pasar yang lebih luas. BRI turut mengikutsertakan UMKM tersebut dalam berbagai pameran internasional seperti Brilianpreneur, Trade Expo Indonesia, Halal Food Turki, dan Indonesian Exhibition Australia.
Partisipasi tersebut menghasilkan realisasi ekspor ke Turki dan Hong Kong pada 2021, Singapura dan Australia pada 2022, serta Malaysia pada 2023. Selain itu produk It's Me Time juga meraih penghargaan Produk Terbaik No. 1 BRI dan menjadi peringkat utama pada ajang SNI Award.
"Kami sangat terbantu dengan adanya program pelatihan rutin, pendampingan yang intens, sampai ke dukungan pembiayaan. Fasilitas-fasilitas inilah yang membuat wawasan kami jadi lebih terbuka dalam mengelola bisnis, sekaligus membuka jalan buat pemasaran produk kami jadi jauh lebih luas," ungkap Arso.
Sementara menurut Senior Executive Vice President Ultra Micro Business BRI M. Candra Utama, BRI terus memperkuat komitmen dalam mendampingi pelaku UMKM agar mampu meningkatkan daya saing dan memperluas pasar.
“BRI berkomitmen untuk terus mendorong UMKM agar tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu tumbuh dan naik kelas secara berkelanjutan. Melalui Rumah BUMN, kami fokus pada peningkatan kapasitas usaha dan literasi digital agar UMKM tidak hanya bertahan, tetapi mampu tumbuh berkelanjutan dan naik kelas,” pungkas Candra. (Info-bks/*)