KABARBURSA.COM - Dolar Amerika Serikat melemah setelah data inflasi Juni 2026 lebih rendah dari perkiraan sehingga mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve. Indeks dolar turun ke 100,81, sementara euro, poundsterling, dan yen menguat. Meski demikian, lonjakan harga minyak akibat ketegangan di Timur Tengah masih menjadi ancaman inflasi yang berpotensi memengaruhi arah kebijakan The Fed dan pergerakan dolar ke depan.
INFOGRAFIS Dolar Melemah Usai Inflasi AS Melandai