Logo

Apa yang Terjadi di Balik Volume Triliunan BUMI?

Harga melemah, tapi transaksi justru membengkak. Dari aksi Chengdong hingga spekulasi MSCI, pasar tengah menyusun ulang kepemilikan BUMI dan menguji apakah level 400 layak jadi fondasi baru.

Terbit 16 Jan 2026 • Jurnalis Yunilawati

Apa yang Terjadi di Balik Volume Triliunan BUMI?

KABARBURSA.COM - Perdagangan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) pada sesi terakhir perdagangan pekan ini, Kamis, 25 Januari 2026, menyisakan satu pertanyaan yang terlalu besar untuk diabaikan. 

Harga memang turun 2,84 persen ke level 410, tetapi di saat yang sama, aktivitas justru melonjak ke level yang jarang terjadi. Volume mencapai 41,74 juta lot, nilai transaksi Rp1,72 triliun, dan frekuensi tembus 172.990 kali.

Ini bukan pola saham yang sedang ditinggalkan pasar. Dalam banyak kasus, penurunan harga biasanya disertai surutnya minat. Tapi BUMI justru menunjukkan kebalikan, harganya turun, namun likuiditas membludak. 

Pola ini menandakan bahwa yang terjadi bukan sekadar aksi jual, melainkan pergantian kepemilikan dalam skala besar.

Ingin Akses Lengkap Analisa Ini?

Anda sedang membaca bagian pembuka dari laporan analisis eksklusif. Untuk mendapatkan insight penuh, termasuk data penting dan proyeksi pasar. Ayo, segera upgrade ke Investor Pro sekarang juga.

Buka Akses Premium

Termasuk majalah bulanan, webinar eksklusif, dan forum diskusi bersama analis.