ARCI Berpotensi Masuk Wilayah Perang Bandar
ARCI mulai memasuki fase tarik-ulur kepentingan, dengan pergerakan harga yang rawan jebakan. Di sisi lain, target lonjakan produksi emas 2026 menjadi katalis besar yang mulai diperhitungkan pasar.
Terbit 11 Jan 2026 • Jurnalis Yunilawati
PERGERAKAN saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) berpotensi memasuki fase yang jauh lebih sensitif. Ini bukan lagi sekadar fase naik biasa, melainkan fase di mana kepentingan mulai saling bertabrakan.
Bukan euforia liar, tapi wilayah yang biasanya menjadi arena tarik-menarik antara pihak yang ingin mengangkat dan pihak yang ingin memanfaatkan kenaikan.
Dari sisi harga, ARCI memang terlihat solid. Penutupan di 1.695, naik 4,31 persen pada akhir perdagangan pekan ini, Jumat, 9 Januari 2026, bukan lonjakan impulsif tanpa arah. Ada lanjutan dari struktur naik yang sudah terbentuk sejak beberapa bulan terakhir.
Ingin Akses Lengkap Analisa Ini?
Anda sedang membaca bagian pembuka dari laporan analisis eksklusif. Untuk mendapatkan insight penuh, termasuk data penting dan proyeksi pasar. Ayo, segera upgrade ke Investor Pro sekarang juga.
Buka Akses PremiumTermasuk majalah bulanan, webinar eksklusif, dan forum diskusi bersama analis.