Australia Jadi Arena Baru, BUMI Kejar 50 Persen Non-Coal
Ekspansi ke emas dan tembaga mulai terlihat dari akuisisi hingga lonjakan produksi, namun kontribusinya masih diuji terhadap dominasi batu bara.
Terbit 27 Apr 2026 • Jurnalis Yunilawati
KABARBURSA.COM – Langkah PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melakukan diversifikasi usaha ke emas dan tembaga, semakin serius usai melakukan penawaran akuisis terhadap Loyal Metals Australia. Diketahui, akuisisi senilai USD79 juta itu menyusul akuisis Wolfram Ltd dan kepemilikan di Jubilee Metals.
Tidak hanya melakukan akuisisi secara eksternal, dari dalam perusahaan penguatan dilakukan melalui PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS). Target produksi emas sengaja ditingkatkan dari sekitar 35.000 troy ounce menjadi 150.000 troy ounce dalam beberapa tahun ke depan.
Kontribusi segmen emas yang sudah mencapai 17 persen pada kuartal III-2025 menjadi sinyal awal bahwa pergeseran struktur pendapatan mulai terjadi, meski belum sepenuhnya dominan.
Dengan target ambisius 50 persen pendapatan non-batu bara pada 2031, rangkaian akuisisi dan pengembangan proyek ini mulai membentuk satu pertanyaan besar yang tidak lagi bisa dihindari.
Apakah ekspansi ke Australia dan dorongan produksi emas-tembaga benar-benar sudah menjadi mesin baru yang bekerja, atau masih berada dalam fase transisi yang belum sepenuhnya tercermin di kinerja?
Ingin Akses Lengkap Analisa Ini?
Anda sedang membaca bagian pembuka dari laporan analisis eksklusif. Untuk mendapatkan insight penuh, termasuk data penting dan proyeksi pasar. Ayo, segera upgrade ke Investor Pro sekarang juga.
Buka Akses PremiumTermasuk majalah bulanan, webinar eksklusif, dan forum diskusi bersama analis.