Logo

Divestasi SariWangi dan Arah Baru Valuasi UNVR 2026

Penjualan SariWangi Rp1,5 triliun memperkuat kas UNVR, namun proyeksi laba 2026 turun 40 persen dan valuasi kini bergeser dari growth premium ke fase normalisasi margin.

Terbit 03 Mar 2026 • Jurnalis Yunilawati

Divestasi SariWangi dan Arah Baru Valuasi UNVR 2026

KABARBURSA.COM - PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) resmi melepas bisnis teh SariWangi kepada PT Savoria Kreasi Rasa dengan nilai transaksi Rp1,5 triliun. Angka ini kontras dengan kontribusi unit tersebut yang hanya sekitar 2,7 persen terhadap total pendapatan dan 3,1 persen terhadap laba bersih perseroan, serta mencakup sekitar 2,5 persen dari total aset. 

Namun secara struktur keuangan, nilai penjualan itu setara kurang lebih 45 persen dari ekuitas UNVR per 30 September 2025.

Dengan komposisi tersebut, isu utama bukan terletak pada hilangnya sebagian kecil pendapatan, melainkan bagaimana tambahan kas dan perubahan struktur portofolio akan mempengaruhi proyeksi laba 2026, kebijakan distribusi dividen, serta arah valuasi saham. 

Pasar kini menguji apakah divestasi ini menjadi langkah memperkuat fundamental jangka menengah atau sekadar monetisasi aset di tengah fase normalisasi kinerja.

Ingin Akses Lengkap Analisa Ini?

Anda sedang membaca bagian pembuka dari laporan analisis eksklusif. Untuk mendapatkan insight penuh, termasuk data penting dan proyeksi pasar. Ayo, segera upgrade ke Investor Pro sekarang juga.

Buka Akses Premium

Termasuk majalah bulanan, webinar eksklusif, dan forum diskusi bersama analis.