Logo

Eksodus Asing di Saham INCO, Rapor ESG INCO tak Lagi Menarik di Mata Global

Meski laba kuartal I-2026 melonjak 85 persen, investor asing justru ramai keluar dari saham INCO di tengah memburuknya indikator lingkungan dan sosial.

Terbit 07 May 2026 • Jurnalis Rio Alpin Pulungan

Eksodus Asing di Saham INCO, Rapor ESG INCO tak Lagi Menarik di Mata Global

KABARBURSA.COM — Langkah PT Vale Indonesia Tbk (INCO) untuk bertransformasi menjadi pemain kunci dalam rantai pasok baterai kendaraan listrik global tampaknya sedang menemui kerikil tajam di mata investor institusi. Meskipun pada perdagangan Kamis, 7 Mei 2026, harga saham INCO sempat mencatatkan kenaikan teknis sebesar 4 persen ke level Rp6.357, data pasar justru membocorkan anomali yang mengkhawatirkan. Investor asing terpantau melakukan aksi buang barang atau net sell selama tiga hari berturut-turut melalui broker-broker besar seperti Mandiri Sekuritas dan Maybank Sekuritas.

Kondisi ini menciptakan teka-teki besar bagi para pelaku pasar di tengah ambisi besar perseroan mengoperasikan tiga blok tambang sekaligus pada 2026. Di balik gemerlap klaim sebagai pionir industri hijau di Asia Tenggara, data internal menunjukkan adanya "cacat" pada implementasi lapangan, mulai dari lonjakan intensitas emisi gas rumah kaca hingga merosotnya realisasi reklamasi lahan bekas tambang. Pemegang dana global kini mulai menghitung ulang risiko keberlanjutan tersebut sebagai ancaman nyata bagi stabilitas portofolio mereka di masa depan. Apakah pelarian modal asing ini merupakan sinyal bahwa narasi keberlanjutan INCO mulai kehilangan kredibilitasnya?

Ingin Akses Lengkap Analisa Ini?

Anda sedang membaca bagian pembuka dari laporan analisis eksklusif. Untuk mendapatkan insight penuh, termasuk data penting dan proyeksi pasar. Ayo, segera upgrade ke Investor Pro sekarang juga.

Buka Akses Premium

Termasuk majalah bulanan, webinar eksklusif, dan forum diskusi bersama analis.