Fundamental Menguat, Kenapa 3 Saham Retail Modern ini Justru Terkoreksi?
Saham retail modern seperti AMRT, MIDI, dan ERAA masih tertekan meski fundamental perusahaan mulai membaik pada awal 2026.
Terbit 12 May 2026 • Jurnalis Citra Dara Vresti Trisna
KABARBURSA.COM – Harga sejumlah saham retail modern masih terlihat murah meski kinerja fundamental perusahaan mulai membaik pada awal 2026. Kondisi itu terlihat pada saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI), hingga PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA).
Saham AMRT saat ini diperdagangkan di kisaran Rp1.485 per saham. Meski masih menjadi salah satu emiten retail dengan kapitalisasi besar di Bursa Efek Indonesia, pergerakan saham perusahaan pengelola Alfamart itu masih terkoreksi sekitar 24 persen secara year to date dan turun sekitar 37 persen dalam setahun terakhir.
Tekanan serupa juga terjadi pada saham MIDI. Saham emiten pengelola jaringan Alfamidi tersebut berada di kisaran Rp344 per saham. Dalam setahun terakhir, saham MIDI melemah sekitar 18 persen, sementara secara year to date turun sekitar 12 persen.
Ingin Akses Lengkap Analisa Ini?
Anda sedang membaca bagian pembuka dari laporan analisis eksklusif. Untuk mendapatkan insight penuh, termasuk data penting dan proyeksi pasar. Ayo, segera upgrade ke Investor Pro sekarang juga.
Buka Akses PremiumTermasuk majalah bulanan, webinar eksklusif, dan forum diskusi bersama analis.