Logo

Harga Energi Naik Akibat Perang, ASII dan AUTO Terancam Koreksi?

Harga Brent di USD80,31 dan WTI USD73,99 pasca konflik AS-Israel vs Iran. Saham otomotif dan IHSG tertekan di tengah sentimen risk-off.

Terbit 03 Mar 2026 • Jurnalis Citra Dara Vresti Trisna

Harga Energi Naik Akibat Perang, ASII dan AUTO Terancam Koreksi?

KABARBURSA.COM — Harga minyak dunia menunjukkan kenaikan moderat di tengah dinamika geopolitik global usai meletus perang AS-Israel vs Iran. Berdasarkan data yang dihimpun, harga Brent Crude berada di kisaran USD80,31 per barel dan West Texas Intermediate (WTI) di sekitar USD73,99 per barel pada 3 Maret 2026.

Penguatan harga energi tersebut muncul seiring meningkatnya kewaspadaan pelaku pasar terhadap potensi gangguan pasokan global. Timur Tengah merupakan salah satu kawasan produsen minyak utama dunia, sehingga setiap eskalasi konflik kerap memicu premi risiko pada harga komoditas energi.

Ingin Akses Lengkap Analisa Ini?

Anda sedang membaca bagian pembuka dari laporan analisis eksklusif. Untuk mendapatkan insight penuh, termasuk data penting dan proyeksi pasar. Ayo, segera upgrade ke Investor Pro sekarang juga.

Buka Akses Premium

Termasuk majalah bulanan, webinar eksklusif, dan forum diskusi bersama analis.