Logo

HPM Dirombak, Peta Cuan Emiten Nikel Berubah: NCKL, DKFT, INCO, HRUM, atau KKGI?

Perubahan formula HPM nikel ubah struktur harga dan biaya, pergerakan saham serta valuasi emiten menunjukkan respons berbeda di tengah lonjakan referensi harga dan perubahan satuan transaksi.

Terbit 17 Apr 2026 • Jurnalis Yunilawati

HPM Dirombak, Peta Cuan Emiten Nikel Berubah: NCKL, DKFT, INCO, HRUM, atau KKGI?

KABARBURSA.COM – Pemerintah resmi merombak formula Harga Patokan Mineral (HPM) melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 144.K/MB.01/MEM.B/2026 yang mulai berlaku efektif 15 April 2026. 

Perubahan ini mencakup penyesuaian komponen perhitungan harga bijih nikel serta peralihan satuan dari dry metric ton menjadi wet metric ton

Regulasi tersebut ditetapkan pada 10 April 2026 sebagai bagian dari pembaruan pedoman harga mineral logam dan batu bara.

Dalam skema baru, formula HPM nikel tidak lagi hanya bertumpu pada kadar nikel, tetapi juga memasukkan unsur tambahan seperti besi (Fe) dan kobalt (Co) dalam struktur perhitungan harga. Penyesuaian ini diikuti lonjakan harga referensi, di mana HPM untuk kadar nikel 1,4 persen meningkat dari sekitar USD23,33 menjadi USD52,35. 

Selain itu, faktor biaya (cost factor) juga mengalami kenaikan signifikan dari kisaran 15–16 persen menjadi sekitar 28 persen.

Perubahan tersebut muncul di tengah pergerakan saham emiten nikel yang menunjukkan dinamika berbeda sepanjang April 2026. Saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) bergerak dari level 1.100 pada 13 April ke 1.220 pada 17 April, sementara PT Vale Indonesia Tbk (INCO) naik dari 6.000 ke 6.800 dalam periode yang sama. 

Di sisi lain, PT Harum Energy Tbk (HRUM) dan PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) mencatat fluktuasi harga dengan tekanan jual asing, sedangkan PT Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI) menunjukkan lonjakan terbatas dengan volume yang relatif kecil.

Ingin Akses Lengkap Analisa Ini?

Anda sedang membaca bagian pembuka dari laporan analisis eksklusif. Untuk mendapatkan insight penuh, termasuk data penting dan proyeksi pasar. Ayo, segera upgrade ke Investor Pro sekarang juga.

Buka Akses Premium

Termasuk majalah bulanan, webinar eksklusif, dan forum diskusi bersama analis.