Laba Emiten di Sektor Tambang ini Melonjak Pesat, Waktunya Masuk?
TINS, ANTM, dan INCO mencatatkan lonjakan laba lebih dari 100 persen di Q1-2025 berkat strategi efisiensi, momentum harga logam, dan produksi yang disiplin.
Terbit 07 Jul 2025 • Jurnalis Citra Dara Vresti Trisna

KABARBURSA.COM - Tiga emiten tambang logam strategis seperti PT Timah Tbk (TINS), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) sukses mencetak lonjakan laba bersih lebih dari 100 persen pada kuartal I-2025. Ketiganya bukan sekadar pulih dari tekanan tahun lalu, melainkan tampil meyakinkan lewat strategi produksi yang disiplin, efisiensi biaya, dan momentum pasar global yang membaik.
Sebagaimana diketahui harga emas dunia menembus USD3.300 per troy ounce, nikel bertahan stabil di atas USD 15.000 per ton, dan timah melaju ke USD 33.848 per ton. Perkembangan sejumlah harga komoditas tersebut menjadi angin segar dan optimisme baru industri logam.
Namun, apakah lonjakan laba ini mencerminkan tren berkelanjutan, atau hanya euforia sementara?
Ingin Akses Lengkap Analisa Ini?
Anda sedang membaca bagian pembuka dari laporan analisis eksklusif. Untuk mendapatkan insight penuh, termasuk data penting dan proyeksi pasar. Ayo, segera upgrade ke Investor Pro sekarang juga.
Buka Akses PremiumTermasuk majalah bulanan, webinar eksklusif, dan forum diskusi bersama analis.