Logo

Mayora (MYOR): Laba Ditarget Naik saat Asing Justru Keluar, Ada Apa?

Harga turun bertahap di tengah distribusi asing, sementara proyeksi laba dan konsensus analis masih menunjukkan kenaikan kinerja 2026.

Terbit 18 Apr 2026 • Jurnalis Yunilawati

Mayora (MYOR): Laba Ditarget Naik saat Asing Justru Keluar, Ada Apa?

KABARBURSA.COM - Saham PT Mayora Indah Tbk (MYOR) bergerak melemah dalam beberapa hari terakhir, turun dari level 1.940 menjadi 1.875 hingga penutupan 17 April 2026. Pergerakan ini terjadi di tengah aktivitas transaksi yang tetap aktif, dengan nilai harian mencapai puluhan miliar rupiah. 

Pada saat yang sama, arus dana asing menunjukkan tekanan jual di sejumlah sesi perdagangan.

Data perdagangan mencatat investor asing membukukan net sell sebesar Rp3,60 miliar pada 17 April dan Rp3,01 miliar pada 16 April. Pola ini muncul setelah sebelumnya sempat terjadi net buy besar pada 10 April yang mencapai Rp12,45 miliar. 

Pergerakan tersebut membentuk aliran dana yang tidak konsisten dalam satu arah selama periode April.

Di sisi lain, manajemen MYOR menargetkan laba bersih tahun 2026 berada di kisaran Rp3,3 triliun hingga Rp3,5 triliun. Target ini mencerminkan kenaikan hingga 22 persen dibandingkan realisasi 2025 yang sebesar Rp2,9 triliun. 

Perbedaan arah antara proyeksi kinerja dan pergerakan pasar menjadi bagian dari dinamika yang terjadi pada saham ini.

Ingin Akses Lengkap Analisa Ini?

Anda sedang membaca bagian pembuka dari laporan analisis eksklusif. Untuk mendapatkan insight penuh, termasuk data penting dan proyeksi pasar. Ayo, segera upgrade ke Investor Pro sekarang juga.

Buka Akses Premium

Termasuk majalah bulanan, webinar eksklusif, dan forum diskusi bersama analis.