PGAS Menguat Lampaui Target Analis di Tengah Bayang Hormuz
Arus akumulasi institusi terjadi di area 2.200–2.300 sebelum harga menembus 2.500. Di atas target rata-rata analis 2.104, ruang kenaikan PGAS kini diuji sentimen geopolitik dan risiko pasokan energi global.
Terbit 04 Mar 2026 • Jurnalis Rio Alpin Pulungan
KABARBURSA.COM — Saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) menguat 6,67 persen dalam sepekan dan sempat menyentuh level 2.520 sebelum kembali terkoreksi ke 2.400 pada Selasa, 3 Maret 2026. Emiten milik BUMN ini bergerak di tengah memanasnya konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel yang mengguncang pasar energi global. Arus beli asing memang masih tercatat positif, meski tipis, sementara institusi domestik terlihat aktif mengakumulasi saham ini sejak area 2.200–2.300.
Di saat harga sudah melampaui target rata-rata analis yang berada di kisaran 2.104, penguatan PGAS kini berdiri di antara sentimen geopolitik dan ekspektasi stabilitas bisnis gas domestik. Pertanyaannya, apakah pasar masih melihat ruang kenaikan yang rasional di level sekarang?
Ingin Akses Lengkap Analisa Ini?
Anda sedang membaca bagian pembuka dari laporan analisis eksklusif. Untuk mendapatkan insight penuh, termasuk data penting dan proyeksi pasar. Ayo, segera upgrade ke Investor Pro sekarang juga.
Buka Akses PremiumTermasuk majalah bulanan, webinar eksklusif, dan forum diskusi bersama analis.