Logo
>

Dorong Program 3 Juta Rumah, BRI Genjot KPR Subsidi

Sepanjang 2025, BRI menyalurkan KPR Subsidi Rp16,16 triliun kepada 118 ribu debitur untuk mendukung Program 3 Juta Rumah pemerintah.

Ditulis oleh Harun Rasyid
Dorong Program 3 Juta Rumah, BRI Genjot KPR Subsidi
KPR Subsidi BRI tembus Rp16,16 Triliun sepanjang 2025, Menteri PKP: kontribusi BRI siginifikan. Foto: dok. BRI

Poin Penting :

    KABARBURSA.COM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mendukung Program Asta Cita pemerintah melalui penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi.

    BRI menyalurkan KPR Subsidi sesuai sasaran, yakni bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

    KPR Subsidi dianggap sebagai bagian dari komitmen BRI dalam memperluas akses hunian layak dan terjangkau, sekaligus mendorong kesejahteraan rakyat.

    Komitmen tersebut dilontarkan Direktur Utama BRI, Hery Gunardi saat menerima kunjungan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, bersama Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho di Kantor Pusat BRI, Rabu 4 Februari 2026.

    Dalam kesempatan tersebut Hery menegaskan, perseroan hadir sebagai bank yang berfokus pada segmen mikro dan kecil. BRI juga secara konsisten menjalankan mandat bisnis yang berpihak pada masyarakat.

    Ia juga menyebut, dukungan pembiayaan perumahan bersubsidi dinilai sejalan dengan peran strategis BRI dalam menyukseskan agenda pembangunan nasional.

    Soal kontribusi, BRI tercatat telah menyalurkan KPR Subsidi senilai Rp16,16 triliun kepada lebih dari 118 ribu debitur di seluruh Indonesia sepanjang 2025.

    Sekitar 97 persen dari total penyaluran tersebut disalurkan melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), yang menjadi tulang punggung pembiayaan Program 3 Juta Rumah.

    “Salah satu program prioritas nasional yang kami dukung adalah Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Dengan jaringan yang luas serta pengalaman panjang dalam melayani segmen mikro dan kecil, BRI optimistis dapat berperan aktif dalam memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat,” ujar Hery dalam keterangan resmi, Minggu 8 Februari 2026.

    Lebih lanjut, dukungan program pemerintah tersebut ditopang oleh jaringan BRI yang mencapai lebih dari 7.500 unit kerja di seluruh Indonesia.

    Kapabilitas distribusi yang luas ini disebut mampu memperkuat kesiapan BRI dalam mengakselerasi implementasi program strategis pemerintah, termasuk sektor perumahan rakyat.

    Perusahaan berkode saham BBRI ini juga menilai, keberlanjutan kesejahteraan debitur pascakepemilikan rumah menjadi aspek penting. Karena itu, pembiayaan perumahan diintegrasikan dengan penguatan ekosistem BRI Group, salah satunya melalui program PNM Mekaar dari PT Permodalan Nasional Madani (PNM).

    Program Mekaar menyasar ibu-ibu pra sejahtera produktif dengan pembiayaan usaha mikro, mulai dari kuliner, kerajinan tangan, hingga usaha kecil lainnya. Skema ini diharapkan mampu menciptakan sumber pendapatan berkelanjutan bagi keluarga sekaligus menekan ketergantungan masyarakat terhadap praktik rentenir.

    Sementara itu Menteri PKP, Maruarar Sirait mengapresiasi kontribusi BRI dalam pembiayaan rumah subsidi nasional.

    “BRI itu konstribusinya untuk rumah subsidi naik sekitar 100 persen. Tahun 2024 itu ada 16 ribu unit yang dibiayai oleh BRI. Tahun 2025 menjadi 32 ribu unit. Ini kenaikan dari presentasi yang terbesar,” kata Maruarar.

    Maruarar kemudian menyoroti capaian FLPP yang mencatatkan rekor baru dalam kebijakan perumahan bersubsidi.

    Pada 2023, realisasi rumah subsidi melalui FLPP mencapai 229 ribu unit, atau jadi yang tertinggi sejak 2010. Tren positif tersebut berlanjut pada 2025 dengan lonjakan signifikan.

    “Baru setahun pemerintah Presiden Prabowo, tahun 2025, itu kenaikan yang luar biasa yaitu 279 ribu (unit rumah). Jadi ada kenaikan sekitar 50 ribu dalam setahun ini,” ujarnya. (info-bks/*)

    Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

    Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

    Gabung Sekarang

    Jurnalis

    Harun Rasyid

    Harun Rasyid adalah jurnalis KabarBursa.com yang fokus pada liputan pasar modal, sektor komersial, dan industri otomotif. Berbekal pengalaman peliputan ekonomi dan bisnis, ia mengolah data dan regulasi menjadi laporan faktual yang mendukung pengambilan keputusan pelaku pasar dan investor. Gaya penulisan lugas, berbasis riset, dan memenuhi standar etika jurnalistik.