KABARBURSA.COM — PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) dengan menyalurkan fasilitas pembiayaan sebesar Rp500 miliar kepada PT Permodalan Nasional Madani (PNM).
Penyaluran kredit ke segmen usaha mikro dan ultra mikro tersebut dilakukan melalui kemitraan dengan lembaga pembiayaan yang memiliki jaringan langsung di tingkat masyarakat.
Pembiayaan tersebut ditujukan untuk memperluas akses modal bagi pelaku usaha mikro dan ultra mikro di berbagai daerah, sekaligus memperkuat komitmen bank dalam penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya dalam mendorong inklusi keuangan dan pemberdayaan masyarakat.
Dana yang disalurkan melalui PNM akan digunakan untuk mendukung berbagai program pemberdayaan ekonomi yang dijalankan lembaga tersebut, termasuk program Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) yang menyasar perempuan prasejahtera di berbagai wilayah Indonesia.
Direktur KB Bank, Widodo Suryadi, mengatakan pelaku usaha mikro dan ultra mikro memiliki peran penting dalam perekonomian nasional, namun masih banyak yang belum memiliki akses memadai terhadap layanan keuangan formal.
Widodo menuturkan, pelaku usaha mikro dan ultra mikro merupakan fondasi penting bagi perekonomian Indonesia. Menurutnya, melalui kerja sama dengan PNM, KB Bank tidak hanya memperluas akses pembiayaan, tetapi juga menjalankan komitmen ESG dengan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan pemberdayaan masyarakat di tingkat akar rumput.
Ia juga menuturkan bahwa PNM memiliki peran penting dalam menjangkau kelompok masyarakat yang selama ini masih terbatas aksesnya terhadap layanan keuangan formal.
“Dengan mendukung program-program tersebut, kami dapat memastikan bahwa pembiayaan disalurkan kepada kegiatan ekonomi produktif yang memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi perempuan pengusaha yang berperan besar dalam menopang ekonomi keluarga dan komunitas,” ujar Widodo dalam keterangan tertulis, Senin, 16 Maret 2026.
PNM merupakan lembaga pembiayaan mikro yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat prasejahtera. Lembaga ini memiliki jaringan yang luas serta berbagai program pembiayaan dan pendampingan usaha bagi pelaku usaha mikro.
Selain program Mekaar, PNM juga menjalankan program ULaMM (Unit Layanan Modal Mikro) yang menyediakan pembiayaan serta dukungan pengembangan usaha bagi pelaku usaha kecil.
Hingga saat ini, program Mekaar telah menjangkau lebih dari 22,9 juta perempuan prasejahtera yang tersebar di 60.250 desa di seluruh Indonesia.
PNM tidak hanya memberikan akses pembiayaan, tetapi juga menyediakan pendampingan usaha kepada para nasabahnya. Pendampingan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas bisnis serta menjaga keberlanjutan usaha para pelaku usaha mikro.
Kerja sama antara KB Bank dan PNM ini juga mencerminkan strategi penyaluran pembiayaan melalui lembaga yang telah memiliki jaringan langsung dengan pelaku usaha kecil di berbagai daerah.
Melalui kolaborasi ini, KB Bank menyatakan akan terus memperkuat perannya dalam mendukung inklusi keuangan serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Ke depan, KB Bank dan PNM juga akan mengeksplorasi peluang kerja sama lainnya untuk memperluas akses pembiayaan, meningkatkan literasi keuangan, serta mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat secara lebih luas.(*)