Logo
>

Permintaan Global Mengerek HPE Konsentrat Tembaga dan Emas

Kenaikan HPE konsentrat tembaga pada periode kedua Maret 2026 terjadi karena meningkatnya permintaan dunia

Ditulis oleh Hutama Prayoga
Permintaan Global Mengerek HPE Konsentrat Tembaga dan Emas
Ilustrasi: Sebongkah emas (gold nugget). (Foto: Pixabay/Csaba Nagy)

KABARBURSA.COM – Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyebut harga Patokan Ekspor (HPE) komoditas konsentrat tembaga (Cu ≥ 15 persen) ditetapkan sebesar USD6.792,97 per Wet Metrik Ton (WMT) untuk periode kedua Maret 2026. HPE ini naik 1,63 persen dibandingkan periode pertama Maret 2026 yang sebesar USD6.684,18 per WMT.

HPE emas turut mengalami kenaikan menjadi USD165.118,45 per kilogram dari USD161.568,53 per kilogram. Harga Referensi (HR) emas ikut naik menjadi USD5.135,76 per troy ounce (t oz) dari USD5.025,35 per t oz.

Penetapan HPE dan HR dituangkan dalam “Keputusan Menteri Perdagangan (Kepmendag) Nomor 422 Tahun 2026 tentang Harga Patokan Ekspor dan Harga Referensi atas Produk Pertambangan yang Dikenakan Bea Keluar”. Kepmendag tersebut berlaku untuk 15–31 Maret 2026.

“Kenaikan HPE konsentrat tembaga pada periode kedua Maret 2026 terjadi karena meningkatnya permintaan dunia  terhadap tembaga, terutama dari sektor kelistrikan, manufaktur, dan teknologi,” jelas Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Tommy Andana dalam keterangannya dikutip, Minggu, 15 Maret 2026.

Tommy menambahkan, naiknya harga mineral penyusun konsentrat tembaga menjadi dasar penghitungan HPE konsentrat tembaga periode kedua Maret 2026.  Sepanjang periode pengumpulan data, tercatat harga tembaga naik 0,62 persen, emas naik 2,20 persen, dan perak naik 5,76 persen.

“Kemudian untuk emas, kenaikan HPE dan HR disebabkan oleh meningkatnya permintaan logam mulia yang untuk kebutuhan industri dan investasi,” ujar Tommy.

HPE dan HR ditetapkan berdasarkan masukan teknis dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Masukan tersebut merujuk pada data London Metal Exchange (LME) untuk tembaga dan London Bullion Market Association (LBMA) untuk emas dan perak.

“Penetapan HPE dan HR dilakukan melalui koordinasi lintas kementerian yang melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kemendag, Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Perindustrian,” pungkas  Tommy. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Hutama Prayoga

Hutama Prayoga telah meniti karier di dunia jurnalistik sejak 2019. Pada 2024, pria yang akrab disapa Yoga ini mulai fokus di desk ekonomi dan kini bertanggung jawab dalam peliputan berita seputar pasar modal.

Sebagai jurnalis, Yoga berkomitmen untuk menyajikan berita akurat, berimbang, dan berbasis data yang dihimpun dengan cermat. Prinsip jurnalistik yang dipegang memastikan bahwa setiap informasi yang disajikan tidak hanya faktual tetapi juga relevan bagi pembaca.