KABARBURSA.COM – Emiten pertambangan logam milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) atau Antam, terus bergerak agresif guna memperkuat kepastian pasokan dan cadangan mineral strategis nasional.
Manajemen perseroan melaporkan telah merealisasikan total biaya eksplorasi bulanan preliminary unaudited mencapai Rp72,59 miliar atau dibulatkan sebesar Rp72,60 miliar hingga akhir periode Juni 2026.
Melalui keterbukaan informasi teranyar, manajemen melakukan koreksi administratif atas laporan bulanan aktivitas eksplorasi yang dirilis guna menyajikan data operasional yang lebih komprehensif kepada publik dan otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI).
Fokus Tiga Komoditas dan Peta Hasil Eksplorasi Geomin
Manajemen perseroan memaparkan bahwa seluruh anggaran jumbo tersebut dialokasikan secara terintegrasi oleh Unit Geomin untuk mendanai aktivitas eksplorasi yang berfokus pada tiga komoditas mineral utama, yaitu emas, nikel, dan bauksit.
Aktivitas perburuan logam mulia ini dipusatkan sepenuhnya di wilayah Pongkor, Jawa Barat. Hingga akhir Juni 2026, Unit Geomin berfokus pada kegiatan pengeboran bawah tanah (underground drilling) dan pengeboran permukaan (surface drilling).
Progres di lapangan juga mencakup pengukuran lintasan, pemetaan geologi secara mendalam, pengambilan conto dan geokimia, serta analisis laboratorium.
Eksplorasi nikel berjalan masif di wilayah Konawe Utara dan Pomalaa, Sulawesi Tenggara. Di Konawe Utara, tim Geomin melakukan pengeboran single tube, pemetaan geologi, pengukuran grid, percontoan core, serta analisis laboratorium.
Sementara di Pomalaa, aktivitas mencakup pengeboran single tube, pemetaan geologi, percontoan, dan analisis kimia.
Sementara itu, aktivitas dilakukan di Marimoi, Maluku Utara, melalui pengeboran single tube, pemetaan geologi, percontoan, dan analisis kimia.
Di sisi lain, untuk wilayah Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP OP) entitas anak usaha perseroan, PT Sumberdaya Arindo (PT SDA) di Buli, fokus utama masih tertuju pada penyelesaian proses administrasi perizinan Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) Eksplorasi.
Lebih jauh, eksplorasi bauksit dijalankan secara paralel di dua daerah utama di Kalimantan Barat. Di daerah Tayan, kegiatan di lapangan meliputi identifikasi perizinan lahan, pengeboran, pemetaan geologi, pengukuran geodetik, serta geokimia.
Skema kerja serupa juga dieksekusi di daerah Landak demi mengamankan potensi cadangan bijih bauksit jangka panjang.
Realisasi operasional di berbagai wilayah penambangan tersebut dikomandoi langsung oleh Unit Geomin ANTAM melalui pendekatan eksplorasi mineral yang terintegrasi.
Manajemen memastikan bahwa seluruh aktivitas di lapangan didukung penuh oleh Sistem Informasi Geografis (Geographic Information System/GIS) yang andal. Penggunaan teknologi GIS ini mengintegrasikan seluruh tahapan kerja, mulai dari survei area awal, eksplorasi geologi dan geofisika, survei geodesi, pengeboran, hingga pengujian analisis fisik dan kimia tanah secara presisi.
Langkah standardisasi dan validasi data hasil eksplorasi dipastikan berjalan sesuai dengan kaidah tata kelola global yang ketat.
Seluruh informasi mengenai hasil eksplorasi sumber daya mineral maupun cadangan bijih dikompilasi oleh tenaga ahli internal berpengalaman yang diakui sebagai Competent Person internasional berdasarkan standar 2012 Edition of the 'Australasian Code for Reporting of Exploration Results, Mineral Resources and Ore Reserves' (JORC Code).
Sertifikasi kompetensi ini menjamin bahwa pelaporan data potensi deposit mineral komoditas emas, nikel, dan bauksit ANTAM memiliki akurasi dan kredibilitas tinggi di mata pelaku pasar modal global.
Saham ANTM Melesat ke Level Rp2.900
Publikasi laporan operasional eksplorasi bulanan ini disambut gembira oleh para pelaku pasar modal pada perdagangan akhir pekan, Jumat, 10 Juli 2026.
Saham ANTM bergerak atraktif sejak awal bel pembukaan perdagangan dibuka.
Berdasarkan data pasar yang terekam di terminal perdagangan, saham ANTM sukses ditutup menguat di level Rp2.900 per lembar saham.
Performa tersebut mencerminkan apresiasi sebesar 50 poin atau melesat naik 1,75 persen dari posisi harga penutupan hari sebelumnya yang berada di level Rp2.850 per lembar saham.
Sepanjang jam perdagangan hari Jumat kemarin, ANTM dibuka di zona hijau pada level Rp2.870 dan sempat berfluktuasi menyentuh level terendah harian di Rp2.860 per lembar saham. Namun, aksi beli yang berkelanjutan sukses mendorong harga saham ANTM terbang hingga menyentuh level tertinggi (high) harian di Rp2.930, sebelum akhirnya terkonsolidasi tipis menjelang penutupan pasar ke level Rp2.900 dengan harga rata-rata (average price) di area Rp2.897.
Likuiditas perdagangan saham ANTM terpantau sangat tebal, di mana volume transaksi harian menyentuh angka 601,96 ribu lot dengan total nilai perputaran pasar (value) menembus Rp174,38 miliar dari frekuensi perdagangan sebanyak 15,73 ribu kali.
Pergerakan pasar akhir pekan kemarin juga diwarnai aksi dinamis pasar global, terekam dari nilai jual asing (foreign sell) yang mencatatkan angka Rp89,40 miliar berbanding tipis dengan nilai beli bersih asing (foreign buy) di level Rp80,09 miliar.
Kenaikan harga ini memberi sinyal kuat bahwa pelaku pasar tetap menaruh kepercayaan tinggi terhadap prospek jangka panjang ekspansi hulu Antam.(*)