Logo
>

Asing Borong Saham Likuid Sesi I di Tengah Gejolak IHSG

Data transaksi sesi I menunjukkan pembelian bersih asing terkonsentrasi pada saham berkapitalisasi besar meski volatilitas pasar masih tinggi.

Ditulis oleh Syahrianto
Asing Borong Saham Likuid Sesi I di Tengah Gejolak IHSG
Investor asing tercatat masih melakukan pembelian bersih pada sejumlah saham berkapitalisasi besar hingga sesi I perdagangan Jumat, 30 Januari 2026. (Foto: KabarBursa/Desty Luthfiani)

Poin Penting :

    KABARBURSA.COM – Investor asing tercatat masih melakukan pembelian bersih pada sejumlah saham berkapitalisasi besar hingga sesi I perdagangan Jumat, 30 Januari 2026, meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak volatil di tengah tekanan pasar. 

    Data transaksi hingga pertengahan sesi menunjukkan arus beli asing terkonsentrasi pada saham likuid, dengan GOTO menempati posisi teratas dalam daftar pembelian bersih.

    Berdasarkan data broker summary hingga sesi I, GOTO menjadi saham dengan pembelian bersih asing terbesar. Saham ini mencatatkan net buy sebesar 198.909.802 saham. Dari sisi nilai transaksi, nilai beli asing pada GOTO tercatat sebesar Rp1,49 triliun, sementara nilai jual asing mencapai Rp1,29 triliun. 

    Selain GOTO, WIRG juga masuk dalam jajaran saham dengan pembelian bersih asing signifikan. Hingga sesi I, WIRG mencatatkan net buy 46.394.800 saham, dengan nilai beli asing Rp58,57 miliar dan nilai jual asing Rp12,18 miliar. 

    Sektor perbankan tercatat menjadi salah satu tujuan utama pembelian bersih asing. BBRI membukukan net buy 40.482.007 saham, dengan nilai beli asing Rp111,56 miliar dan nilai jual asing Rp71,08 miliar. 

    Saham perbankan besar lainnya, BBCA, juga mencatatkan pembelian bersih asing sebesar 17.945.355 saham, dengan nilai beli Rp169,09 miliar dan nilai jual Rp151,14 miliar hingga sesi I.

    Pembelian bersih asing di sektor perbankan tidak hanya terbatas pada dua saham tersebut. BMRI mencatatkan net buy 15.449.023 saham, dengan nilai beli Rp57,62 miliar dan nilai jual Rp42,17 miliar.

    Sementara itu, BBNI mencatatkan net buy 9.519.500 saham, dengan nilai beli Rp30,90 miliar dan nilai jual Rp21,38 miliar. BBTN dan BRIS juga masuk dalam daftar saham dengan pembelian bersih asing hingga sesi I.

    Di luar sektor perbankan, sejumlah saham non-bank turut mencatatkan pembelian bersih asing. SMIL membukukan net buy 20.991.500 saham, dengan nilai beli Rp29,67 miliar dan nilai jual Rp8,67 miliar. 

    PWON mencatatkan net buy 16.857.500 saham, sedangkan HMSP mencatatkan net buy 16.540.100 saham hingga pertengahan sesi perdagangan.

    Saham sektor energi dan bahan baku tertentu juga masih masuk dalam radar pembelian bersih asing. ANTM mencatatkan net buy 6.778.600 saham, dengan nilai beli Rp62,48 miliar dan nilai jual Rp55,71 miliar. 

    PGAS mencatatkan net buy 6.178.500 saham, dengan nilai beli Rp18,40 miliar dan nilai jual Rp12,22 miliar. Sementara itu, BREN membukukan net buy 4.768.900 saham hingga sesi I.

    Data perdagangan hingga sesi I menunjukkan bahwa aktivitas pembelian bersih asing masih berlangsung pada saham-saham likuid, meskipun tekanan jual juga terlihat pada kelompok saham lain di pasar. 

    Nilai transaksi asing yang besar di sisi beli dan jual mencerminkan dinamika perdagangan yang aktif di tengah pergerakan IHSG yang fluktuatif.

    Hingga sesi I, total transaksi di pasar reguler tetap mencatatkan aktivitas tinggi, dengan pergerakan saham-saham yang menjadi tujuan utama pembelian asing berada pada kelompok berkapitalisasi besar dan memiliki likuiditas tinggi. 

    Data tersebut menjadi gambaran arus transaksi asing di pasar saham Indonesia pada pertengahan perdagangan hari ini. (*)

    Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

    Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

    Gabung Sekarang

    Jurnalis

    Syahrianto

    Jurnalis ekonomi yang telah berkarier sejak 2019 dan memperoleh sertifikasi Wartawan Muda dari Dewan Pers pada 2021. Sejak 2024, mulai memfokuskan diri sebagai jurnalis pasar modal.

    Saat ini, bertanggung jawab atas rubrik "Market Hari Ini" di Kabarbursa.com, menyajikan laporan terkini, analisis berbasis data, serta insight tentang pergerakan pasar saham di Indonesia.

    Dengan lebih dari satu tahun secara khusus meliput dan menganalisis isu-isu pasar modal, secara konsisten menghasilkan tulisan premium (premium content) yang menawarkan perspektif kedua (second opinion) strategis bagi investor.

    Sebagai seorang jurnalis yang berkomitmen pada akurasi, transparansi, dan kualitas informasi, saya terus mengedepankan standar tinggi dalam jurnalisme ekonomi dan pasar modal.