Logo
>

Breaking News! BEI Terapkan Trading Halt

Tekanan jual meluas di pasar saham memicu pembekuan sementara perdagangan pada awal sesi II.

Ditulis oleh Syahrianto
Breaking News! BEI Terapkan Trading Halt
Bursa Efek Indonesia (BEI) menerapkan trading halt mulai pukul 13.43 Jakarta Automated Trading System (JATS) selama 30 menit pada awal sesi II, Rabu, 28 Januari 2026. (Foto: Dok. KabarBursa)

Poin Penting :

    KABARBURSA.COM — Bursa Efek Indonesia (BEI) menerapkan trading halt mulai pukul 13.43 Jakarta Automated Trading System (JATS) selama 30 menit pada awal sesi II, Rabu, 28 Januari 2026, setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok lebih dari 8 persen.  

    Hingga jelang pembekuan, IHSG merosot ke 8.261,79, turun 718,44 poin atau 8,00 persen dari penutupan sebelumnya.

    Pembekuan sementara perdagangan ini dilakukan sesuai ketentuan pengendalian volatilitas pasar. 

    Tekanan jual meluas sejak sesi pagi, dengan indeks sempat dibuka di 8.393,51, menyentuh tertinggi 8.596,17, lalu terus melemah hingga terendah 8.261,79. 

    Nilai transaksi pasar reguler tercatat sekitar Rp30,90 triliun dengan volume 444,37 juta lot dan frekuensi 2,96 juta kali.

    Tekanan juga terlihat serentak di indeks-indeks utama BEI. IDX30 turun 6,47 persen, LQ45 melemah 7,73 persen, Sri-Kehati terkoreksi 4,79 persen, JII turun 9,77 persen, dan ISSI melemah 8,57 persen.

    Sumber pasar menilai gejolak dipicu sentimen global setelah MSCI membekukan sejumlah perubahan terkait index review, termasuk review Februari 2026, yang memicu reposisi portofolio dan aksi jual cepat di pasar domestik. (*)

    Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

    Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

    Gabung Sekarang

    Jurnalis

    Syahrianto

    Jurnalis ekonomi yang telah berkarier sejak 2019 dan memperoleh sertifikasi Wartawan Muda dari Dewan Pers pada 2021. Sejak 2024, mulai memfokuskan diri sebagai jurnalis pasar modal.

    Saat ini, bertanggung jawab atas rubrik "Market Hari Ini" di Kabarbursa.com, menyajikan laporan terkini, analisis berbasis data, serta insight tentang pergerakan pasar saham di Indonesia.

    Dengan lebih dari satu tahun secara khusus meliput dan menganalisis isu-isu pasar modal, secara konsisten menghasilkan tulisan premium (premium content) yang menawarkan perspektif kedua (second opinion) strategis bagi investor.

    Sebagai seorang jurnalis yang berkomitmen pada akurasi, transparansi, dan kualitas informasi, saya terus mengedepankan standar tinggi dalam jurnalisme ekonomi dan pasar modal.