Logo
>

Dividen MEGA Cair April 2026, Berikut Jadwal dan Detailnya

Bank Mega bagikan dividen Rp171 per saham dari laba 2025 yang naik 28 persen. Saham MEGA menguat hampir 5 persen usai pengumuman.

Ditulis oleh Citra Dara Vresti Trisna
Dividen MEGA Cair April 2026, Berikut Jadwal dan Detailnya
Ilustrasi PT Bank Mega Tbk (MEGA) menetapkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025. Foto: dok KabarBursa.com

KABARBURSA.COM – PT Bank Mega Tbk (MEGA) menetapkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 dengan total nilai mencapai Rp2.018.820.000.000. Pembagian dividen ini dilakukan seiring keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 31 Maret 2026. Adapun besaran dividen yang akan diterima investor tercatat sebesar Rp171,947293 per saham.

“Perseroan menyampaikan rencana pembagian Dividen Tunai untuk periode tahun buku 2025 sesuai dengan hasil RUPS Tahunan tanggal 31 Maret 2026,” kata perseroan dalam keterbukaan informasi, dikutip Senin, 6 April 2026. 

Adapun jadwal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 9 April 2026, sementara ex dividen pada 10 April 2026.

Daftar pemegang saham yang berhak atas dividen (recording date) jatuh pada 13 April 2026, dengan pembayaran dividen dijadwalkan pada 30 April 2026.

Kinerja keuangan yang menjadi dasar pembagian dividen ini menunjukkan laba bersih sebesar Rp3.364.735.107.371 per akhir 2025. Perseroan juga mencatat saldo laba ditahan sebesar Rp1.345.880.000.000 dan total ekuitas mencapai Rp25.076.358.660.270.

Direspons Positif Pasar

Di pasar saham, pengumuman dividen tersebut direspons positif oleh pelaku pasar. Pada perdagangan 6 April 2026, saham MEGA ditutup menguat 210 poin atau naik 4,94 persen ke level 4.460.

Sepanjang sesi perdagangan, saham MEGA bergerak dalam rentang 4.290 hingga 4.500, dengan harga pembukaan di level 4.500. Nilai transaksi tercatat sekitar Rp998,51 miliar dengan volume mencapai 2,25 ribu lot.

Dari sisi order book, antrean jual terlihat lebih besar dibandingkan antrean beli, dengan total penawaran mencapai 855 lot, sementara permintaan berada di kisaran 181 lot. Level penawaran terdekat berada pada rentang 4.460 hingga 4.600, sedangkan permintaan terkonsentrasi di kisaran 4.300 hingga 4.440.

Penguatan saham ini terjadi di tengah perhatian investor terhadap pembagian dividen yang telah ditetapkan perseroan, dengan yield yang menjadi salah satu pertimbangan dalam keputusan investasi.

Laba Naik 28 Persen

Sebelumnya, MEGA melaporkan, sepanjang 2025 menunjukkan pertumbuhan yang solid, dengan laba bersih meningkat 28 persen menjadi Rp3,36 triliun. Kenaikan ini terutama ditopang oleh peningkatan signifikan pada pendapatan berbasis komisi (fee based income).

Pendapatan dari fee based income tercatat melonjak 54 persen menjadi Rp2,79 triliun, dibandingkan periode sebelumnya sebesar Rp1,82 triliun. Capaian ini turut mengangkat posisi Bank Mega ke dalam kelompok 10 besar perbankan nasional dari sisi perolehan laba.

“Sepanjang tahun 2025, laba bersih Bank Mega pada tahun 2025 tumbuh sebesar 28 persen menjadi Rp3,36 triliun,” kata Corporate Secretary PT Bank Mega Tbk, Christiana M. Damanik dalam keterangan tertulis.

Dari sisi neraca, total aset Bank Mega mencapai Rp140,83 triliun atau tumbuh 4 persen secara tahunan. Penyaluran kredit meningkat menjadi Rp67,23 triliun, dengan fokus utama pada segmen korporasi.

Kualitas aset juga terjaga, tercermin dari rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) yang membaik ke level 1,65 persen.

Sementara itu, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 14 persen menjadi Rp104,13 triliun. Komposisi dana masih didominasi deposito, namun porsi dana murah (CASA) turut meningkat menjadi Rp28,14 triliun.

Dari sisi permodalan dan profitabilitas, Bank Mega mencatat rasio yang tetap kuat. Capital adequacy ratio (CAR) berada di level 30,49 persen, sementara loan to deposit ratio (LDR) terjaga di kisaran 70 persen. Adapun return on assets (ROA) tercatat sebesar 3,10 persen dan return on equity (ROE) sebesar 15,54 persen.

Sedangkan untuk net interest margin (NIM) berada di level 4,18 persen, dengan rasio efisiensi BOPO sebesar 69,12 persen.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Citra Dara Vresti Trisna

Citra Dara Vresti Trisna adalah Asisten Redaktur KabarBursa.com yang memiliki spesialisasi dalam analisis saham dan dinamika pasar modal. Dengan ketelitian analitis dan pemahaman mendalam terhadap tren keuangan, ia berperan penting dalam memastikan setiap publikasi redaksi memiliki akurasi data, konteks riset, dan relevansi tinggi bagi investor serta pembaca profesional. Gaya kerjanya terukur, berstandar tinggi, dan berorientasi pada kualitas jurnalistik berbasis fakta.