Logo
>

IHSG Dibuka di Zona Hijau, Menguat 0,69 Persen ke Level 7.140

Penguatan IHSG ditopang oleh mayoritas sektor yang berada di zona hijau, sektor basic industry naik 1,09 persen

Ditulis oleh Desty Luthfiani
IHSG Dibuka di Zona Hijau, Menguat 0,69 Persen ke Level 7.140
Main Hall Bursa Efek Indonesia (Foto: Kabarbursa.com)

KABARBURSA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada pembukaan perdagangan Selasa, 31 Maret 2026 usai naik 49,09 poin atau 0,69 persen ke level 7.140,76.

Penguatan IHSG ditopang oleh mayoritas sektor yang berada di zona hijau. Sektor basic industry naik 1,09 persen, diikuti sektor infrastruktur 1,01 persen dan sektor cyclical 0,96 persen. Sementara itu, sektor teknologi melemah 0,47 persen dan sektor industrial turun 0,49 persen.

Dari sisi saham, penguatan tertinggi dipimpin oleh INAI. Saham PT Indal Aluminium Industry Tbk (INAI) melonjak 14,59 persen ke level 212. Selanjutnya, saham PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI) menguat 14,00 persen ke level 342.

Saham PT Madusari Murni Indah Tbk (MOLI) naik 9,17 persen ke level 238. Penguatan juga terjadi pada PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) yang naik 7,96 persen ke level 122.

Sementara PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk (LMAX) juga menguat 7,10 persen ke level 166, sebagai emiten sektor energi yang fokus pada pelumas industri.

Di sisi lain, tekanan jual terjadi pada sejumlah saham. Saham PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) turun 8,70 persen ke level 1.050, diikuti saham PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) melemah 8,66 persen ke level 2.530.

Selanjutnya, PT Idea Indonesia Akademi Tbk (IDEA) turun 6,52 persen ke level 86. Saham PT Kian Santang Muliatama Tbk (RGAS) ikut melemah sebesar 6,36 persen ke level 103.

Adapun di posisi terakhir lima besar top losers, ditempati oleh saham PT Manggung Polahraya Tbk (MANG) setelah mengalami penurunan 4,26 persen ke level 45.

Sementara itu nilai transaksi pada sesi I tercatat sebesar Rp345,44 miliar dengan volume 4,88 juta lot dan frekuensi 40,19 ribu transaksi.

MNC Sekuritas menyampaikan, posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c] dari wave A pada label hitam.

"Sehingga IHSG masih rawan terkoreksi ke area 6.745-6.887," tulis MNC Sekuritas dalam riset hariannya.

Namun dikatakan mereka, best case IHSG sudah menyelesaikan wave A pada label biru, sehingga berpotensi  melanjutkan penguatan ke 7.450-7.779.

MNC Sekuritas menyebut, area support IHSG hari ini berada di kisaran  7.022 dan 6.917. Sementara daerah resistance ada di sekitaran level 7.302-7.434. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Desty Luthfiani

Desty Luthfiani seorang jurnalis muda yang bergabung dengan KabarBursa.com sejak Desember 2024 lalu. Perempuan yang akrab dengan sapaan Desty ini sudah berkecimpung di dunia jurnalistik cukup lama. Dimulai sejak mengenyam pendidikan di salah satu Universitas negeri di Surakarta dengan fokus komunikasi jurnalistik. Perempuan asal Jawa Tengah dulu juga aktif dalam kegiatan organisasi teater kampus, radio kampus dan pers mahasiswa jurusan. Selain itu dia juga sempat mendirikan komunitas peduli budaya dengan konten-konten kebudayaan bernama "Mata Budaya". 

Karir jurnalisnya dimulai saat Desty menjalani magang pendidikan di Times Indonesia biro Yogyakarta pada 2019-2020. Kemudian dilanjutkan magang pendidikan lagi di media lokal Solopos pada 2020. Dilanjutkan bekerja di beberapa media maenstream yang terverifikasi dewan pers.

Ia pernah ditempatkan di desk hukum kriminal, ekonomi dan nasional politik. Sekarang fokus penulisan di KabarBursa.com mengulas informasi seputar ekonomi dan pasar modal.

Motivasi yang diilhami Desty yakni "do anything what i want artinya melakukan segala sesuatu yang disuka. Melakukan segala sesuatu semaksimal mungkin, berpegang teguh pada kebenaran dan menjadi bermanfaat untuk Republik".