Logo
>

IHSG Dibuka Melonjak 1,08 Persen ke 8.361

Kenaikan ini terjadi setelah pada perdagangan sebelumnya IHSG terkoreksi tipis 0,03 persen ke posisi 8.271

Ditulis oleh Desty Luthfiani
IHSG Dibuka Melonjak 1,08 Persen ke 8.361
Hall Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: Dok KabarBursa.com

KABARBURSA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG dibuka menguat signifikan pada perdagangan Senin, 23 Februari 2026. Berdasarkan data pembukaan pukul 09.00 WIB, IHSG melonjak 89,37 poin atau naik 1,08 persen ke level 8.361,13. Sepanjang awal sesi, indeks bergerak di rentang 8.334,35 hingga menyentuh level tertinggi sementara di 8.366,27.

Kenaikan ini terjadi setelah pada perdagangan sebelumnya IHSG terkoreksi tipis 0,03 persen ke posisi 8.271. Pergerakan pagi ini menunjukkan adanya aksi beli yang cukup kuat sejak awal sesi, seiring membaiknya sentimen pasar dan mulai masuknya dana asing.

Total volume transaksi di seluruh pasar tercatat sebanyak 16,16 juta lot dengan nilai perdagangan mencapai Rp632,51 miliar dari 86,40 ribu kali transaksi. Aktivitas perdagangan didominasi oleh investor domestik sebesar 71,53 persen, sementara investor asing berkontribusi 28,47 persen.

Dari sisi aliran dana, tercatat foreign buy sebesar Rp5,92 triliun dan foreign sell Rp5,68 triliun, sehingga secara keseluruhan terjadi net foreign buy di seluruh pasar sebesar Rp240,52 miliar. Namun di pasar reguler tercatat net foreign sell sebesar Rp360,91 juta, sedangkan pada transaksi tunai dan negosiasi terjadi net foreign buy Rp240,88 miliar.

Penguatan IHSG didorong oleh mayoritas sektor yang bergerak di zona hijau. Sektor basic industry memimpin dengan kenaikan 2,40 persen, disusul sektor energi naik 1,46 persen, sektor keuangan menguat 0,99 persen, serta sektor teknologi yang naik 0,79 persen. Sektor infrastruktur naik 0,62 persen, sektor cyclical 0,62 persen, sektor non-cyclical 0,62 persen, sektor kesehatan 0,50 persen, sektor properti 0,44 persen, sektor transportasi 0,42 persen, dan sektor industrial menguat 0,15 persen.

Pada jajaran top gainers, saham PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk dengan kode saham DIVA dari sektor teknologi melonjak 26,39 persen ke level 182. PT Sekar Bumi Tbk berkode SKBM yang bergerak di sektor consumer non-cyclical naik 24,56 persen ke harga 1.065. PT Bank Mega Tbk berkode MEGA dari sektor keuangan menguat 20,24 persen ke level 3.980. PT Xolare RCR Energy Tbk berkode SOLA dari sektor energi naik 15,71 persen ke harga 162. Sementara PT Panca Anugrah Wisesa Tbk berkode MGLV dari sektor consumer cyclical menguat 9,95 persen ke posisi 4.530.

Di sisi lain, tekanan jual masih terlihat pada beberapa saham yang masuk daftar top losers. PT Indospring Tbk dengan kode INDS dari sektor industrial terkoreksi 14,75 persen ke level 2.080. PT Hillcon Tbk berkode HILL yang bergerak di sektor energi turun 13,79 persen ke harga 50. PT Rockfields Properti Indonesia Tbk berkode ROCK dari sektor properti melemah 11,72 persen ke level 2.410. PT Arkora Hydro Tbk berkode ARKO dari sektor energi turun 8,65 persen ke posisi 9.500, dan PT Imago Mulia Persada Tbk berkode LFLO dari sektor consumer cyclical terkoreksi 8,62 persen ke level 530.

Sementara itu, MNC Sekuritas dalam riset harian bertajuk MNCS Daily Scope Wave menyebutkan IHSG sebelumnya terkoreksi tipis 0,03 persen ke 8.271 dan masih didominasi tekanan jual. Secara teknikal, selama IHSG mampu bertahan di atas level support 8.170, maka indeks masih berpeluang melanjutkan penguatan membentuk bagian dari wave c dari wave x dengan target ke rentang 8.440 hingga 8.503. Namun pelaku pasar tetap diminta mewaspadai potensi koreksi lanjutan ke area 8.059 sampai 8.119 apabila tekanan jual kembali meningkat. Level support berada di 8.170 dan 8.025, sedangkan resistance terdekat di 8.408 dan 8.596.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Desty Luthfiani

Desty Luthfiani seorang jurnalis muda yang bergabung dengan KabarBursa.com sejak Desember 2024 lalu. Perempuan yang akrab dengan sapaan Desty ini sudah berkecimpung di dunia jurnalistik cukup lama. Dimulai sejak mengenyam pendidikan di salah satu Universitas negeri di Surakarta dengan fokus komunikasi jurnalistik. Perempuan asal Jawa Tengah dulu juga aktif dalam kegiatan organisasi teater kampus, radio kampus dan pers mahasiswa jurusan. Selain itu dia juga sempat mendirikan komunitas peduli budaya dengan konten-konten kebudayaan bernama "Mata Budaya". 

Karir jurnalisnya dimulai saat Desty menjalani magang pendidikan di Times Indonesia biro Yogyakarta pada 2019-2020. Kemudian dilanjutkan magang pendidikan lagi di media lokal Solopos pada 2020. Dilanjutkan bekerja di beberapa media maenstream yang terverifikasi dewan pers.

Ia pernah ditempatkan di desk hukum kriminal, ekonomi dan nasional politik. Sekarang fokus penulisan di KabarBursa.com mengulas informasi seputar ekonomi dan pasar modal.

Motivasi yang diilhami Desty yakni "do anything what i want artinya melakukan segala sesuatu yang disuka. Melakukan segala sesuatu semaksimal mungkin, berpegang teguh pada kebenaran dan menjadi bermanfaat untuk Republik".