Logo
>

Ini 10 Saham Rontok Sepekan, DATA Turun 41,24 Persen

Deretan saham seperti PPRE, ATAP, hingga IDEA mencatat koreksi tajam dalam sepekan dengan penurunan dua digit berdasarkan data pergerakan harga mingguan.

Ditulis oleh Syahrianto
Ini 10 Saham Rontok Sepekan, DATA Turun 41,24 Persen
Sepuluh saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat penurunan terdalam dalam sepekan terakhir. (Foto: Kabarbursa.com/R. Fadli)

KABARBURSA.COM – Sepuluh saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat penurunan terdalam dalam sepekan terakhir. Penurunan dipimpin oleh DATA yang melemah 41,24 persen, diikuti sejumlah saham lain dengan koreksi dua digit.

Penurunan tersebut mencerminkan tekanan yang merata pada sejumlah saham dengan kapitalisasi pasar yang bervariasi, berdasarkan data yang dihimpun Kabarbursa.com.

DATA menjadi saham dengan pelemahan terbesar dalam periode ini, dengan harga berada di level 2.180 dan kapitalisasi pasar sebesar Rp2,99 triliun.

Saham lain yang mengalami tekanan signifikan adalah PPRE yang turun 37,58 persen dalam sepekan. Harga saham PPRE berada di level 103 dengan kapitalisasi pasar Rp1,05 triliun.

ATAP juga mencatat pelemahan dalam periode yang sama dengan penurunan sebesar 37,10 persen. Saham ini diperdagangkan di level 456 dengan kapitalisasi pasar Rp570 miliar.

Tekanan berlanjut pada saham IDEA yang turun 33,63 persen dalam sepekan. Harga saham IDEA tercatat di level 75 dengan kapitalisasi pasar Rp79,68 miliar.

IFSH turut masuk dalam daftar saham dengan penurunan terdalam dalam periode mingguan. Saham ini terkoreksi 32,01 persen dengan harga berada di level 1.795 dan kapitalisasi pasar Rp3,81 triliun.

Saham UDNG mencatat penurunan sebesar 30,83 persen dalam sepekan. Harga saham UDNG berada di level 830 dengan kapitalisasi pasar Rp1,45 triliun.

FITT juga mengalami tekanan dengan penurunan sebesar 30,56 persen. Saham ini diperdagangkan di level 250 dengan kapitalisasi pasar Rp326,07 miliar.

Selain itu, TFCO mencatat penurunan sebesar 30,00 persen dalam periode yang sama. Harga saham TFCO berada di level 630 dengan kapitalisasi pasar Rp3,04 triliun.

Adapun APLI mengalami pelemahan sebesar 28,28 persen dalam sepekan. Saham ini berada di level 208 dengan kapitalisasi pasar Rp283,44 miliar.

FWCT melengkapi daftar sepuluh saham dengan penurunan terdalam setelah turun 26,98 persen. Harga saham FWCT berada di level 92 dengan kapitalisasi pasar Rp180,60 miliar.

Pergerakan ini menunjukkan bahwa tekanan dalam sepekan tidak hanya terjadi pada satu sektor tertentu, melainkan tersebar pada berbagai saham dengan ukuran kapitalisasi yang berbeda. 

Data ini mencerminkan dinamika harga dalam periode mingguan berdasarkan pergerakan pasar yang tercatat.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Syahrianto

Jurnalis ekonomi yang telah berkarier sejak 2019 dan memperoleh sertifikasi Wartawan Muda dari Dewan Pers pada 2021. Sejak 2024, mulai memfokuskan diri sebagai jurnalis pasar modal.

Saat ini, bertanggung jawab atas rubrik "Market Hari Ini" di Kabarbursa.com, menyajikan laporan terkini, analisis berbasis data, serta insight tentang pergerakan pasar saham di Indonesia.

Dengan lebih dari satu tahun secara khusus meliput dan menganalisis isu-isu pasar modal, secara konsisten menghasilkan tulisan premium (premium content) yang menawarkan perspektif kedua (second opinion) strategis bagi investor.

Sebagai seorang jurnalis yang berkomitmen pada akurasi, transparansi, dan kualitas informasi, saya terus mengedepankan standar tinggi dalam jurnalisme ekonomi dan pasar modal.