Market Watch

10 Jul 2026

BKDP 103 +33,77%
KONI 2.900 +25,00%
KOKA 174 +24,29%
NTBK 103 +14,44%
MEDS 85 +13,33%
DATA 2.340 +12,50%
MCAS 178 +11,95%
TFAS 206 +11,35%
BOGA 1.670 +11,33%
CSMI 81 +10,96%
ASPI 530 +10,42%
NANO 22 +10,00%
LMAX 112 +9,80%
TFCO 735 +9,70%
TAXI 13 +8,33%
CITY 172 +7,50%
ELSA 650 +7,44%
ISEA 76 +7,04%
ASMI 16 +6,67%
ARTA 2.640 +6,45%
DMMX 168 +6,33%
PPRO 17 +6,25%
LAJU 69 +6,15%
BDMN 4.180 +6,09%
BKDP 103 +33,77%
KONI 2.900 +25,00%
KOKA 174 +24,29%
NTBK 103 +14,44%
MEDS 85 +13,33%
DATA 2.340 +12,50%
MCAS 178 +11,95%
TFAS 206 +11,35%
BOGA 1.670 +11,33%
CSMI 81 +10,96%
ASPI 530 +10,42%
NANO 22 +10,00%
LMAX 112 +9,80%
TFCO 735 +9,70%
TAXI 13 +8,33%
CITY 172 +7,50%
ELSA 650 +7,44%
ISEA 76 +7,04%
ASMI 16 +6,67%
ARTA 2.640 +6,45%
DMMX 168 +6,33%
PPRO 17 +6,25%
LAJU 69 +6,15%
BDMN 4.180 +6,09%
Market Hari Ini 10 Jul 2026 Penulis: Desty Luthfiani Editor: Syahrianto

IPO RANS Melesat 34 Persen, Langsung Kantongi Rp429 Miliar

Resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai emiten ke-963, PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS) sukses himpun dana segar demi ekspansi Cipungland hingga teknologi AI.

Saham RANS Entertainment (RANS) melonjak 34,12 persen ke level Rp228 pada perdagangan perdana di BEI. Sukses raih dana IPO Rp429,25 miliar.

Pendiri RANS Raffi Ahmad dan Direktur Utama PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS) Nagita Slavina Mariana Tengker berfoto bersama jajaran direksi dan komisaris perseroan, Direksi Bursa Efek Indonesia (BEI), pendiri Jhonlin Group Andi Syamsuddin Arsyad (Haji Isam), serta Garibaldi Thohir (Boy Thohir) dalam acara seremoni pencatatan perdana saham RANS di Main Hall BEI, Jakarta, Jumat, 10 Juli 2026. (Foto: Kabarbursa.com/Desty Luthfiani)
Pendiri RANS Raffi Ahmad dan Direktur Utama PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS) Nagita Slavina Mariana Tengker berfoto bersama jajaran direksi dan komisaris perseroan, Direksi Bursa Efek Indonesia (BEI), pendiri Jhonlin Group Andi Syamsuddin Arsyad (Haji Isam), serta Garibaldi Thohir (Boy Thohir) dalam acara seremoni pencatatan perdana saham RANS di Main Hall BEI, Jakarta, Jumat, 10 Juli 2026. (Foto: Kabarbursa.com/Desty Luthfiani)

Daftar Isi

  1. 01 Ke Mana Aliran Dana IPO yang Diterima RANS?

KABARBURSA.COM – PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS) resmi mencatatkan saham perdana atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat, 10 Juli 2026. Perseroan berhasil menghimpun dana sebesar Rp429,25 miliar dan langsung mendapat sambutan positif dari pasar, tercermin dari kenaikan harga saham hingga 34,12 persen pada perdagangan perdana.

Saham RANS dibuka pada harga Rp228 per lembar atau naik Rp58 dari harga penawaran umum sebesar Rp170 per saham. Perseroan menawarkan sebanyak 2,525 miliar saham baru atau setara 20,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Saidu Solihin, mengatakan pencatatan saham RANS menjadi momentum penting, tidak hanya bagi perseroan tetapi juga bagi pasar modal Indonesia.

"Hari ini menjadi momentum penting bukan hanya bagi perseroan, tetapi juga bagi pasar modal Indonesia sebagai tempat yang dipercayai oleh dunia usaha sebagai sumber pendanaan jangka panjang yang strategis. Hal ini karena bertambahnya perusahaan tercatat dari sektor media dan hiburan, yaitu PT Rans Entertainment Indonesia Tbk," kata Saidu saat seremoni pencatatan saham di Main Hall BEI, Jakarta.

Menurut Saidu, RANS merupakan perusahaan tercatat ketujuh yang melantai di BEI sepanjang 2026 sekaligus menjadi emiten ke-963 di Bursa Efek Indonesia.

Ia berharap status sebagai perusahaan terbuka menjadi awal bagi RANS untuk memperkuat kapasitas usaha melalui akses pendanaan yang lebih luas, sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan, keterbukaan informasi, dan akuntabilitas kepada para pemegang saham.

"Kami berharap momentum ini menjadi awal bagi perseroan untuk terus bertumbuh secara sehat dan berkelanjutan, menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan, serta memperkuat kepercayaan investor," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Rans Entertainment Indonesia, Nagita Slavina Mariana Tengker, mengaku terharu melihat perjalanan RANS yang berawal dari sebuah kanal konten digital kini resmi menjadi perusahaan publik.

"Hari ini bukan sekadar hari ketika RANS mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia. Hari ini adalah hari ketika Indonesia menunjukkan bahwa kreativitas dapat berdiri sejajar dengan sektor-sektor ekonomi strategis lainnya. Kreativitas adalah modal, kreativitas adalah aset, dan kreativitas dapat menjadi perusahaan publik yang dipercaya masyarakat Indonesia," ujar Nagita.

Nagita mengenang perjalanan RANS yang dimulai dari sebuah kamera sederhana dan tim yang saat itu bahkan belum mencapai 10 orang.

"Perjalanan RANS dimulai dari sesuatu yang sangat sederhana, sebuah kamera, sebuah keluarga, dan keinginan untuk berbagi cerita. Saat itu kami tidak pernah membayangkan perjalanan sederhana tersebut suatu hari akan membawa kami berdiri di hadapan Bapak dan Ibu sekalian pada hari ini," katanya.

Menurut Nagita, IPO bukan menjadi akhir perjalanan perusahaan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar sebagai perusahaan terbuka.

"IPO ini bukan garis akhir perjalanan RANS. IPO ini adalah titik awal, karena setelah menjadi perusahaan publik, tanggung jawab kami justru semakin besar. Perusahaan publik bukan hanya soal memperoleh modal, tetapi tentang membangun kepercayaan, membangun tata kelola, membuka diri terhadap pengawasan, dan memastikan setiap langkah dapat dipertanggungjawabkan kepada seluruh pemegang saham," tuturnya.

Ia berharap langkah RANS dapat menjadi inspirasi bagi pelaku industri kreatif Indonesia untuk berkembang menjadi perusahaan yang memberikan dampak ekonomi lebih luas.

"Kami berharap perjalanan RANS dapat menjadi pengingat bahwa mimpi besar tetap bisa dibangun dari langkah-langkah kecil. Bahwa kreativitas bukan hanya mampu menginspirasi, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan, membuka peluang baru, dan menggerakkan perekonomian Indonesia," ujar Nagita.

Ke Mana Aliran Dana IPO yang Diterima RANS?

Dana hasil IPO akan digunakan untuk mendukung ekspansi bisnis perseroan. Sebanyak 37,61 persen atau sekitar Rp161,5 miliar dialokasikan untuk penyelenggaraan konser dan berbagai acara hiburan. Kemudian 19,80 persen atau Rp85 miliar digunakan untuk mengakuisisi 51 persen saham PT Rans Kosmetik Indonesia.

Selanjutnya, sekitar Rp80 miliar atau 18,64 persen akan digunakan untuk pengembangan wahana bermain Cipungland. Perseroan juga mengalokasikan Rp35 miliar atau 8,15 persen untuk investasi pada perusahaan patungan berbasis kecerdasan buatan bersama PT Feedloop Global Teknologi.

Sementara itu, Rp29,95 miliar atau 6,98 persen akan digunakan untuk melunasi sebagian fasilitas kredit investasi dan sekitar Rp37,8 miliar atau 8,82 persen sebagai tambahan modal kerja PT Rans Nikmat Sejahtera.

RANS didirikan pada 2016 sebagai kanal konten digital yang berkembang menjadi perusahaan media dan hiburan berbasis kekayaan intelektual. Saat ini perseroan mengembangkan berbagai lini usaha mulai dari media digital, pengelolaan intellectual property, penyelenggaraan event, produk konsumen, kolaborasi periklanan, hingga pengembangan teknologi berbasis artificial intelligence (AI). Perseroan juga menyebut telah bekerja sama dengan lebih dari 300 merek dalam mengembangkan ekosistem bisnisnya.

Pantauan Kabarbursa.com, seremoni pencatatan perdana saham RANS berlangsung di Main Hall Bursa Efek Indonesia dihadiri Komisaris Utama PT Rans Entertainment Indonesia Tbk Eddy Budiman Hadi, Direktur Utama Rans Entertainment Indonesia Nagita Slavina Mariana Tengker, pendiri RANS Raffi Ahmad, ibu Raffi Ahmad Amy Qanita, ibu Nagita Slavina Rieta Amilia, serta putra-putri mereka. 

Hadir pula pendiri Jhonlin Group Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam, Presiden Direktur PT Alamtri Resources Indonesia Tbk Garibaldi Thohir (Boy Thohir), Presiden Direktur PT Bakrie & Brothers Tbk sekaligus Ketua Umum Kadin Indonesia  Anindya Novyan Bakrie.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
DE
Jurnalis

Desty Luthfiani

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait