Market Watch

09 Jul 2026

MMIX 785 +23,62%
JAST 94 +22,08%
ARTO 1.200 +18,23%
SOCI 354 +15,69%
NTBK 90 +15,38%
NSSS 710 +14,52%
AHAP 103 +13,19%
DEWA 332 +11,41%
RAJA 4.350 +10,97%
SOSS 1.105 +9,95%
TFCO 735 +9,70%
LMAX 102 +9,68%
PGLI 210 +9,38%
VKTR 545 +9,00%
ALII 745 +8,76%
YPAS 655 +8,26%
JARR 1.920 +7,87%
BMSR 304 +7,80%
YELO 74 +7,25%
ASMI 15 +7,14%
PJHB 166 +7,10%
BWPT 78 +6,85%
BRPT 1.600 +6,67%
NICK 1.040 +6,67%
MMIX 785 +23,62%
JAST 94 +22,08%
ARTO 1.200 +18,23%
SOCI 354 +15,69%
NTBK 90 +15,38%
NSSS 710 +14,52%
AHAP 103 +13,19%
DEWA 332 +11,41%
RAJA 4.350 +10,97%
SOSS 1.105 +9,95%
TFCO 735 +9,70%
LMAX 102 +9,68%
PGLI 210 +9,38%
VKTR 545 +9,00%
ALII 745 +8,76%
YPAS 655 +8,26%
JARR 1.920 +7,87%
BMSR 304 +7,80%
YELO 74 +7,25%
ASMI 15 +7,14%
PJHB 166 +7,10%
BWPT 78 +6,85%
BRPT 1.600 +6,67%
NICK 1.040 +6,67%
Market Hari Ini 11 Mar 2024 Penulis: Pramirvan Datu Editor: Tim Editorial

Ketapang-Gilimanuk Tutup Sementara pada Hari Raya Nyepi

Ketapang-Gilimanuk Tutup Sementara pada Hari Raya Nyepi
Ketapang-Gilimanuk Tutup Sementara pada Hari Raya Nyepi

KABARBURSA.COM - Selama Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1946 yang jatuh pada Senin, 11 Maret 2024, penyeberangan dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, menuju Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, dan sebaliknya tidak akan beroperasi selama 24 jam. Keputusan ini diambil sebagai tanggapan terhadap seruan bersama terkait pelaksanaan rangkaian Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1946.

Sekretaris PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Shelvy Arifin, menjelaskan bahwa penutupan lintasan tersebut dilakukan untuk menghormati umat Hindu yang merayakan Hari Suci Nyepi, terutama di Pulau Bali yang mayoritas penduduknya beragama Hindu. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengelola pelabuhan yang menjadi salah satu pintu masuk dan keluar Pulau Bali.

"Pelayanan operasional pelabuhan dan penyeberangan yang dikelola oleh ASDP akan ditutup sebagai bentuk penghargaan terhadap Hari Suci Nyepi, dan ini mencakup Pelabuhan Ketapang yang merupakan jalur vital menuju Bali," ungkap Shelvy Arifin dalam keterangan resminya Senin, 11 Maret 2024.

Proses penutupan pelayanan penyeberangan dari Pelabuhan Ketapang dimulai pada pukul 00:00 WIB pada hari Senin (11/3), dengan pelayanan terakhir kapal reguler dari Pelabuhan Ketapang pada Minggu (10/3) pukul 22:00 WIB. Sementara itu, untuk mengantisipasi pengguna jasa yang belum terangkut dari Pelabuhan Gilimanuk, kapal posko/kapal ekstra akan tetap beroperasi hingga pukul 05:00 WITA, setelah itu Pelabuhan Gilimanuk akan ditutup.

Kapal pertama setelah Hari Raya Nyepi dijadwalkan untuk berangkat dari Pelabuhan Ketapang pada hari Selasa (12/3) pukul 05:00 WIB. Shelvy Arifin juga mengimbau pengguna jasa untuk menyesuaikan jadwal perjalanan mereka dengan jadwal operasional pelabuhan. ASDP juga telah menginstruksikan operator pelayaran untuk menyosialisasikan penutupan sementara aktivitas penyeberangan kepada para pengguna jasa.

"Mengingat tidak adanya layanan selama 24 jam, diharapkan pengguna jasa dapat lebih memperhatikan kedatangannya ke pelabuhan. Pastikan kembali jadwal keberangkatan kapal dan segera melakukan pembelian tiket sejak jauh hari, mengingat pembelian tiket saat ini dapat dilakukan sejak 'H-60'," tambahnya.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
PR
Redaktur Pelaksana

Pramirvan Datu

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait