Logo
>

Masih Rugi USD36,83 Juta, GGRP Bagikan Dividen Rp339 Miliar

Keputusan GGRP kali ini disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan perseroan pada 13 Mei 2026.

Ditulis oleh Harun Rasyid
Masih Rugi USD36,83 Juta, GGRP Bagikan Dividen Rp339 Miliar
Hall Bursa Efek Indonesia. Foto: Dok KabarBursa.com

KABARBURSA.COM – PT Gunung Raja Paksi Tbk (GGRP) akan menebar dividen tunai sebesar Rp339,11 miliar atau Rp28 per saham untuk tahun buku 2025. 

Keputusan GGRP kali ini disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan perseroan pada 13 Mei 2026.

"Perseroan menyampaikan rencana pembagian Dividen Tunai untuk periode tahun buku 2025 sesuai dengan hasil RUPS Tahunan tanggal 13 Mei 2026," tulis keterangan Siti Humayah dalam keterbukaan informasi yang dikutip, Rabu 27 Mei 2026.

Menariknya, pembagian dividen dilakukan di tengah kondisi perusahaan yang masih mencatat rugi bersih sebesar USD36,83 juta per 31 Desember 2025. 

Kondisi ini membuat langkah emiten baja nasional tersebut cukup disorot. Sebab GGRP tetap mengalokasikan dana jumbo kepada pemegang saham saat laba tahunan masih terhitung negatif.

Berdasarkan keterbukaan informasi, sumber pembagian dividen berasal dari saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar USD254,28 juta. 

Sedangkan total ekuitas atau nilai bersih perusahaan tercatat mencapai USD653,49 juta.

Adapun jadwal cum dividen atau batas pembelian saham bagi investor yang ingin memperoleh dividen, ditetapkan pada 25 Mei lalu. Sementara ex dividen berlangsung 26 Mei 2026. 

Investor yang tercatat dalam daftar pemegang saham pada 29 Mei 2026, berhak menerima dividen tunai yang akan dibayarkan pada 18 Juni 2026.

Pergerakan Saham GGRP

Pergerakan saham GGRP menunjukkan pola volatil namun mulai ditopang sentimen pemulihan kinerja dan pembagian dividen tinggi. 

Dalam sepekan terakhir, saham GGRP cenderung bergerak mixed dengan tekanan profit taking setelah pasar merespons pembagian dividen tunai yang menghasilkan dividend yield sekitar 9,52 persen. 

Pada data perdagangan per 26 Mei 2026, saham ditutup melemah 1,34 persen ke level Rp294 setelah sempat menyentuh Rp314 di awal sesi.

Dalam periode satu bulan, pergerakan saham GGRP masih relatif fluktuatif. Pendapatan perseroan tercatat tumbuh 6,27 persen secara tahunan menjadi USD46,25 juta, sementara laba bersih melonjak lebih dari 125 persen menjadi USD1,27 juta.

Kenaikan margin laba bersih ke level 2,74 persen juga memperlihatkan efisiensi perusahaan mulai membaik.

Secara year to date (YtD), saham GGRP tercatat tumbuh 1,38 persen 

meski belum kembali ke level tertinggi tahunannya. 

Sementara dalam satu tahun, saham GGRP tumbuh 38,68 persen dan bergerak di rentang Rp199 hingga Rp372 per saham. Rentang tersebut menunjukkan volatilitas tinggi yang umum terjadi pada emiten sektor baja. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Harun Rasyid

Harun Rasyid adalah jurnalis KabarBursa.com yang fokus pada liputan pasar modal, sektor komersial, dan industri otomotif. Berbekal pengalaman peliputan ekonomi dan bisnis, ia mengolah data dan regulasi menjadi laporan faktual yang mendukung pengambilan keputusan pelaku pasar dan investor. Gaya penulisan lugas, berbasis riset, dan memenuhi standar etika jurnalistik.