KABARBURSA.COM - PT Harta Djaya Karya Tbk dengan kode saham MEJA berencana membagikan saham bonus kepada para pemegang saham sebagai bagian dari upaya memperkuat struktur permodalan perusahaan sekaligus meningkatkan likuiditas perdagangan saham di pasar.
Perseroan menyiapkan penerbitan saham bonus dengan nilai maksimal sekitar Rp7,45 miliar melalui penerbitan hingga 372,58 juta lembar saham baru. Saham bonus tersebut akan diterbitkan dengan nilai nominal Rp20 per saham dan bersumber dari tambahan modal disetor atau agio saham yang tercatat dalam laporan keuangan perusahaan per 31 Desember 2024.
Dengan rencana tersebut, jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh perseroan diperkirakan akan meningkat hingga maksimal sekitar 2,6 miliar lembar saham setelah pembagian saham bonus direalisasikan.
Manajemen perusahaan menetapkan rasio pembagian saham bonus sebesar 6:1. Artinya, setiap pemegang enam saham lama MEJA akan memperoleh satu saham bonus tambahan. Saham bonus ini bukan merupakan dividen saham, melainkan berasal dari agio saham, yaitu selisih antara harga penerbitan saham dengan nilai nominal yang dibayarkan pemegang saham setelah dikurangi biaya emisi efek ekuitas.
Dalam mekanisme pembagiannya, apabila terdapat perhitungan saham yang menghasilkan pecahan kurang dari satu lembar saham, maka jumlah tersebut akan dibulatkan ke bawah. Perusahaan juga menyatakan tidak akan menerbitkan saham yang tidak dapat ditentukan kepemilikannya atau saham sisa dari hasil pembulatan tersebut.
Manajemen menjelaskan langkah pembagian saham bonus ini bertujuan memberikan manfaat tambahan bagi pemegang saham sekaligus memperkuat struktur permodalan perusahaan. Selain itu, kebijakan tersebut diharapkan dapat meningkatkan likuiditas perdagangan saham MEJA di Bursa Efek Indonesia sehingga memberikan peluang investasi yang lebih optimal bagi investor.
Rencana aksi korporasi tersebut masih menunggu persetujuan para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang dijadwalkan berlangsung pada 8 April 2026.
Apabila rencana tersebut memperoleh persetujuan, jadwal pembagian saham bonus akan dimulai dengan cum bonus di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 16 April 2026. Selanjutnya, ex bonus di pasar reguler dan negosiasi dijadwalkan pada 17 April 2026.
Sementara itu, cum bonus di pasar tunai akan berlangsung pada 20 April 2026 dan ex bonus di pasar tunai pada 21 April 2026. Adapun distribusi saham bonus kepada para pemegang saham dijadwalkan dilakukan pada 8 Mei 2026.
Menilik data perdagangannya saham MEJA diperdagangkan Rp 90 per lembarnya pada penutupan perdagangan Senin, 16 Maret 2026 kemarin.(*)