Logo
>

PADA Masuk Bisnis Kurir E-commerce, Libatkan 26.000 Tenaga Kerja

Personel Alih Daya mengembangkan layanan courier services untuk mendukung logistik e-commerce.

Ditulis oleh Syahrianto
PADA Masuk Bisnis Kurir E-commerce, Libatkan 26.000 Tenaga Kerja
Layanan tersebut dijalankan melalui kerja sama dengan salah satu perusahaan e-commerce di Indonesia dan melibatkan sekitar 26.000 tenaga kerja. (Foto: Dok. Persada)

KABARBURSA.COM – PT Personel Alih Daya Tbk (PADA) mengembangkan lini bisnis baru di sektor layanan kurir untuk mendukung aktivitas logistik e-commerce. Layanan tersebut dijalankan melalui kerja sama dengan salah satu perusahaan e-commerce di Indonesia dan melibatkan sekitar 26.000 tenaga kerja.

Direktur Utama Personel Alih Daya, Natalia Auwjong, mengatakan pengembangan layanan tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam merespons pertumbuhan sektor logistik yang didorong oleh peningkatan aktivitas perdagangan digital.

“Perseroan melihat pertumbuhan industri e-commerce membuka peluang bagi pengembangan layanan pendukung logistik. Melalui lini courier services ini, kami menyediakan tenaga kerja yang mendukung operasional distribusi barang,” ujar Natalia dalam keterangan resmi perusahaan, Rabu, 12 Maret 2026.

Dalam pengembangan layanan tersebut, PADA menyediakan berbagai posisi tenaga kerja operasional yang mendukung aktivitas logistik. Posisi tersebut antara lain tenaga sortir, kurir, administrator tracer, serta tenaga promosi yang bertugas melakukan perekrutan kurir.

Personel Alih Daya atau Persada menyebutkan bahwa pengembangan lini courier services ini dijalankan untuk memperkuat peran perusahaan dalam menyediakan layanan alih daya bagi sektor logistik dan distribusi barang.

Selain itu, PADA juga melihat peningkatan aktivitas perdagangan digital di Indonesia sebagai faktor yang mendorong kebutuhan layanan distribusi barang secara cepat dan efisien.

Menurut perusahaan, kebutuhan tenaga kerja di sektor logistik e-commerce terus meningkat seiring pertumbuhan transaksi digital serta peningkatan volume pengiriman barang di berbagai wilayah Indonesia.

Melalui pengembangan layanan tersebut, perusahaan juga berupaya memperluas cakupan layanan alih daya yang selama ini menjadi bisnis utama.

Saat ini PADA berfokus pada penyediaan tenaga kerja untuk berbagai sektor industri, termasuk logistik, distribusi, serta layanan operasional perusahaan.

Perusahaan menyatakan akan terus mengembangkan kapasitas layanan tenaga kerja guna mendukung kebutuhan operasional berbagai sektor yang berkembang di Indonesia.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas layanan bisnis di sektor logistik yang berkaitan dengan aktivitas perdagangan digital. (*)

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Syahrianto

Jurnalis ekonomi yang telah berkarier sejak 2019 dan memperoleh sertifikasi Wartawan Muda dari Dewan Pers pada 2021. Sejak 2024, mulai memfokuskan diri sebagai jurnalis pasar modal.

Saat ini, bertanggung jawab atas rubrik "Market Hari Ini" di Kabarbursa.com, menyajikan laporan terkini, analisis berbasis data, serta insight tentang pergerakan pasar saham di Indonesia.

Dengan lebih dari satu tahun secara khusus meliput dan menganalisis isu-isu pasar modal, secara konsisten menghasilkan tulisan premium (premium content) yang menawarkan perspektif kedua (second opinion) strategis bagi investor.

Sebagai seorang jurnalis yang berkomitmen pada akurasi, transparansi, dan kualitas informasi, saya terus mengedepankan standar tinggi dalam jurnalisme ekonomi dan pasar modal.