KABARBURSA.COM – PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP), atau Paradise Indonesia, optimistis dapat menutup tahun buku 2025 dengan kinerja positif sejalan dengan target pertumbuhan double digit yang telah ditetapkan perseroan. Optimisme tersebut ditopang oleh penguatan signifikan dari segmen property sales serta realisasi keuntungan investasi dari kerja sama strategis dengan pengembang properti asal Jepang.
Paradise Indonesia mencatatkan tren pertumbuhan yang solid sepanjang 2025. Kontribusi utama berasal dari penjualan properti Antasari Place yang memberikan dorongan kuat terhadap pendapatan, serta keuntungan investasi yang terealisasi dari kolaborasi internasional. Kombinasi kedua faktor tersebut turut memperkuat perolehan laba dan kinerja keuangan perseroan secara keseluruhan.
Pada awal 2025, Paradise Indonesia menjalin kerja sama joint venture dengan Hankyu Hanshin Properties, pengembang properti terkemuka asal Jepang, untuk pengembangan kawasan komersial di Bali. Dari kerja sama ini, perseroan membukukan keuntungan investasi sebesar Rp500 miliar yang tercatat pada kuartal I 2025, menjadi salah satu katalis utama lonjakan kinerja keuangan tahun berjalan.
Memasuki paruh pertama 2025, Paradise Indonesia mulai mencatatkan penjualan properti dari proyek Antasari Place. Hingga September 2025, sekitar 80 persen dari total unit telah terjual, dengan proses serah terima yang masih berlangsung dan ditargetkan rampung pada 2026. Proyek ini tidak hanya mengandalkan penjualan unit hunian, tetapi juga dilengkapi fasilitas komersial berupa pusat perbelanjaan serta serviced apartment Citadines Antasari Jakarta. Kehadiran fasilitas tersebut memperkuat ekosistem kawasan sekaligus menopang pertumbuhan recurring income perseroan dari segmen perhotelan dan komersial.
Selain Antasari Place, Paradise Indonesia juga meresmikan perluasan 23 Paskal Shopping Center di Bandung pada September 2025. Proyek ini menambah lebih dari 6.600 meter persegi area komersial baru, seiring meningkatnya permintaan dari tenant. Ekspansi tersebut semakin memperkuat portofolio properti perseroan, khususnya di segmen pusat perbelanjaan.
Berdasarkan laporan keuangan terakhir, hingga kuartal III 2025 Paradise Indonesia membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 49,8 persen secara tahunan menjadi Rp1,31 triliun. Pada periode yang sama, laba bersih perseroan melonjak menjadi Rp493,9 miliar. Kinerja tersebut terutama didorong oleh keuntungan investasi dan pertumbuhan tajam segmen property sales, dengan dukungan kontribusi positif dari segmen bisnis lainnya. Capaian ini mencerminkan fundamental bisnis Paradise Indonesia yang semakin solid.
Presiden Direktur dan CEO Paradise Indonesia, Anthony P. Susilo, menegaskan capaian tersebut menjadi landasan optimisme perseroan. “Sepanjang 2025, Paradise Indonesia mencatatkan sejumlah pencapaian penting, termasuk kemitraan dengan developer terkemuka di Asia serta penyelesaian dua proyek utama, yakni Antasari Place di Jakarta dan perluasan 23 Paskal Shopping Center di Bandung, sesuai rencana. Capaian tersebut tercermin pada kinerja keuangan kami, sehingga kami optimistis dapat menutup tahun buku 2025 dengan kinerja yang positif,” ujarnya melalui keterangan tertulis Jumat, 23 Januari 2026.
Ia memaparkan memasuki 2026, Paradise Indonesia akan memfokuskan strategi pada penguatan portofolio bisnis untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang. Pengembangan proyek dilakukan secara terukur di sejumlah wilayah strategis, termasuk pembangunan properti komersial di Semarang serta rencana penambahan portofolio di Balikpapan.
Di sisi lain, perseroan terus mengoptimalkan kinerja operasional dan meningkatkan kualitas aset guna memperkuat fundamental bisnis, sekaligus menjaga porsi recurring income dari portofolio properti tetap stabil di kisaran 70 persen.
Melalui kombinasi penjualan properti yang kuat, portofolio aset yang terus berkembang, serta kontribusi pendapatan berulang yang stabil, Paradise Indonesia menatap tahun 2026 dengan keyakinan untuk melanjutkan tren pertumbuhan berkelanjutan di tengah dinamika industri properti nasional.
Menilik data perdagangannya saham INPP berada di kisaran 745 per lembarnya.(*)