Logo
>

Penjualan Emas Antam (ANTM) Tembus 37.406 Kg Sepanjang 2025

Volume penjualan emas ANTAM meningkat sepanjang 2025, ditopang permintaan ritel domestik melalui jaringan Logam Mulia.

Ditulis oleh Syahrianto
Penjualan Emas Antam (ANTM) Tembus 37.406 Kg Sepanjang 2025
(Foto: Dok. Antam)

Poin Penting :

    KABARBURSA.COM – Penjualan emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam sepanjang 2025 mencapai 37.406 kilogram, mencatatkan volume penjualan tertinggi dalam beberapa tahun terakhir seiring kuatnya permintaan domestik terhadap produk logam mulia.

    Berdasarkan laporan kinerja keuangan untuk periode dua belas bulan yang berakhir 31 Desember 2025, volume penjualan emas tersebut meningkat dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang tercatat 31.475 kilogram. 

    Peningkatan penjualan terjadi di tengah volatilitas pasar keuangan global dan tingginya minat masyarakat terhadap emas sebagai instrumen lindung nilai.

    Manajemen ANTM dalam keterbukaan informasi menyampaikan bahwa kinerja penjualan emas sepanjang 2025 ditopang oleh permintaan ritel yang tetap solid, khususnya melalui jaringan penjualan Logam Mulia ANTAM di dalam negeri. Distribusi produk emas dilakukan melalui butik Logam Mulia, mitra penjualan resmi, serta kanal digital yang terus diperluas.

    Pada kuartal IV 2025, penjualan emas tercatat sebesar 9.450 kilogram, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 7.731 kilogram. Peningkatan tersebut sejalan dengan pola musiman permintaan emas menjelang akhir tahun serta dinamika harga emas global.

    Selain dari sisi volume penjualan, ANTM juga mencatatkan produksi emas sebesar 1.085 kilogram sepanjang 2025. Produksi emas tersebut berasal dari tambang emas perusahaan yang berlokasi di Pongkor dan Cibaliung, serta dari kegiatan pengolahan dan pemurnian emas.

    ANTM menyampaikan bahwa kebutuhan pasokan emas untuk memenuhi penjualan ritel tidak hanya bersumber dari produksi internal, tetapi juga berasal dari pembelian bahan baku emas dari pihak ketiga, sesuai dengan pola bisnis logam mulia perusahaan.

    Sepanjang 2025, bisnis emas tetap menjadi salah satu kontributor utama terhadap kinerja operasional ANTM. Penjualan emas ritel disebut memberikan arus kas yang stabil di tengah fluktuasi kinerja komoditas tambang lainnya.

    Sebagai emiten pertambangan mineral logam, ANTM menjalankan kegiatan usaha pada komoditas emas, nikel, bauksit, serta pengolahan dan pemurnian mineral. Produk emas perusahaan dipasarkan dalam berbagai ukuran dan bentuk, mulai dari emas batangan hingga produk khusus dengan desain tematik.

    Hingga akhir Desember 2025, saham ANTM tercatat sebagai salah satu saham pertambangan dengan likuiditas tinggi di Bursa Efek Indonesia (BEI), seiring tingginya minat investor terhadap sektor komoditas logam mulia. (*)

    Disclaimer:
    Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

    Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

    Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

    Gabung Sekarang

    Jurnalis

    Syahrianto

    Jurnalis ekonomi yang telah berkarier sejak 2019 dan memperoleh sertifikasi Wartawan Muda dari Dewan Pers pada 2021. Sejak 2024, mulai memfokuskan diri sebagai jurnalis pasar modal.

    Saat ini, bertanggung jawab atas rubrik "Market Hari Ini" di Kabarbursa.com, menyajikan laporan terkini, analisis berbasis data, serta insight tentang pergerakan pasar saham di Indonesia.

    Dengan lebih dari satu tahun secara khusus meliput dan menganalisis isu-isu pasar modal, secara konsisten menghasilkan tulisan premium (premium content) yang menawarkan perspektif kedua (second opinion) strategis bagi investor.

    Sebagai seorang jurnalis yang berkomitmen pada akurasi, transparansi, dan kualitas informasi, saya terus mengedepankan standar tinggi dalam jurnalisme ekonomi dan pasar modal.