KABARBURSA.COM - PT RMK Energy Tbk (RMKE) mengumumkan pelaksanaan pemecahan nilai nominal saham atau stock split setelah mendapat persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).
Merujuk keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin, 13 Juli 2026 manajemen RMKE menyampaikan keputusan rapat menetapkan rasio pemecahan saham sebesar 1:5. Hal ini otomatis mengubah nilai saham dari awalnya Rp100,00 menjadi Rp20,00 per lembar saham.
"Serta menyetujui perubahan Pasal 4 ayat 1 dan ayat 2 Anggaran Dasar Perseroan sehubungan dengan pelaksanaan pemecahan nilai nominal saham (stock split)," tulis manajemen.
Dengan ditetapkannya rasio tersebut, jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh milik RMKE melonjak menjadu sebanyak 21,87 miliar lembar saham dari posisi 4,37 miliar lembar saham.
Selain itu, total modal dasar saham perseroan juga ikut terkerek dari 14 miliar saham menjadi sebesar 70 miliar lembar saham.
Manajemen RMKE menetapkan tanggal 16 Juli 2026 sebagai hari terakhir perdagangan saham dengan nilai nominal lama di pasar reguler dan pasar negosiasi.
Awal perdagangan saham RMKE dengan nilai nominal baru di pasar reguler dan pasar negosiasi akan dimulai pada tanggal 17 Juli 2026.
Bersamaan dengan itu, aktivitas perdagangan di pasar tunai akan ditiadakan sementara waktu mulai tanggal 17 hingga 20 Juli 2026.
Manajemen menetapkan batas akhir penentuan daftar pemegang saham yang berhak atas hasil pemecahan (recording date) pada tanggal 20 Juli 2026. Proses distribusi saham baru ke sub-rekening efek investor melalui Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) serta awal perdagangan di pasar tunai akan berlangsung serentak pada tanggal 21 Juli 2026.
Manajemen RMKE dalam keterbukaan informasi pada 2 Juli 2026 menyampaikan, tujuan dilakukannya aksi stock split ini adalah untuk membuat likuiditas perdagangan saham
RMKE akan meningkat karena jumlah lembar saham Perseroan akan bertambah.
Selain itu, pemecahan nilai nominal saham yang direncanakan akan membuat harga saham terjangkau bagi investor ritel dengan demikian akan meningkatkan jumlah investor yang dapat
melakukan transaksi atas saham Perseroan.
"Pemecahan nilai nominal saham tidak memiliki dampak pada keuangan Perseroan," tulis manajemen RMKE.
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia telah menerima pemberitahuan perubahan Anggaran Dasar Perseroan tersebut melalui surat resmi per 2 Juli 2026. Selanjutnya, Bursa Efek Indonesia menerbitkan surat persetujuan pencatatan saham tambahan pada tanggal 7 Juli 2026.
Adapun manajemen RMKE menyampaikan, bagi pemegang saham yang sahamnya tidak masuk dalam penitipan kolektif KSEI atau sahamnya masih dalam bentuk warkat, permohonan Pemecahan Saham dapat dilakukan mulai tanggal 21 Juli 2026 dengan menyerahkan asli Surat Kolektif Saham atas nama pemegang saham dan fotokopi identitas pemegang saham kepada Biro Administrasi Efek Perseroan.
Pergerakan Saham
Harga saham RMKE terpantau tengah berkutat di zona hijau setelah menguat 5,21 persen ke level 2.220 pada sesi I perdagangan Senin, 13 Juli 2026.
Sentimen positif harian ini turut mendongkrak performa akumulasi saham dalam skala satu pekan terakhir ke zona hijau, dengan membukukan pertumbuhan tipis sebesar 0,45 persen pada rentang area harga 2.080 hingga 2.260 per lembar saham.
Kondisi berbeda terlihat pada indikator pergerakan jangka menengah perseroan yang masih tertahan di zona merah. Dalam kurun waktu satu bulan terakhir, nilai saham RMKE mengalami penyusutan sebesar minus 1,78 persen dengan rentang fluktuasi berada di kisaran harga 2.010 hingga level tertinggi 2.500 per lembar saham.
Tekanan jual terpantau semakin menebal pada periode tiga bulan terakhir yang merosot minus 28,94 persen pada rentang 1.755 hingga 3.590, serta akumulasi enam bulan terakhir yang terpangkas tajam sebesar minus 71,94 persen dengan batas atas menyentuh level 9.500 per lembar saham.
Penurunan tajam pada paruh pertama tahun ini mengakibatkan performa tahun berjalan Year to Date (YtD) saham RMKE membukukan koreksi sebesar minus 62,70 persen. Sepanjang tahun berjalan, saham bergerak dinamis dari batas terendah 1.755 hingga batas puncak tertinggi di level 9.500 per lembar saham.
Kendati mencatatkan rapor merah pada periode tahun berjalan, investasi jangka panjang pada saham RMKE terpantau masih memberikan imbal hasil yang sangat masif bagi para investor.
Performa investasi berbasis satu tahun terakhir menorehkan lonjakan luar biasa sebesar 333,33 persen, di mana nilai aset bertumbuh dari level terendah 505 menuju puncak tertinggi di level 9.500 per lembar saham.
Tren positif jangka panjang tersebut berkorelasi linear dengan performa kumulatif tiga tahun terakhir yang tetap membukukan pertumbuhan sektor keuangan sebesar 135,11 persen, dengan pergerakan harga komparatif yang merentang dari level terendah 448 hingga level tertinggi historis di angka 9.500 per lembar saham. (*)