Market Watch

13 Jul 2026

TAMA 200 +29,03%
BKDP 130 +26,21%
VKTR 650 +25,00%
ATAP 555 +24,44%
LAND 77 +22,22%
MPOW 102 +12,09%
RODA 65 +10,17%
AGII 3.190 +10,00%
SAGE 33 +10,00%
BTEK 11 +10,00%
KKES 67 +9,84%
SKRN 412 +9,57%
BIPP 69 +9,52%
GPSO 310 +9,15%
NANO 24 +9,09%
TFCO 720 +8,27%
TNCA 146 +8,15%
FWCT 90 +7,14%
VERN 157 +6,80%
BAPI 16 +6,67%
MORA 6.700 +6,35%
LMAX 119 +6,25%
BLTA 34 +6,25%
ASMI 17 +6,25%
TAMA 200 +29,03%
BKDP 130 +26,21%
VKTR 650 +25,00%
ATAP 555 +24,44%
LAND 77 +22,22%
MPOW 102 +12,09%
RODA 65 +10,17%
AGII 3.190 +10,00%
SAGE 33 +10,00%
BTEK 11 +10,00%
KKES 67 +9,84%
SKRN 412 +9,57%
BIPP 69 +9,52%
GPSO 310 +9,15%
NANO 24 +9,09%
TFCO 720 +8,27%
TNCA 146 +8,15%
FWCT 90 +7,14%
VERN 157 +6,80%
BAPI 16 +6,67%
MORA 6.700 +6,35%
LMAX 119 +6,25%
BLTA 34 +6,25%
ASMI 17 +6,25%
Market Hari Ini 13 Jul 2026 Penulis: Syahrianto Editor: Syahrianto

TOWR Perpanjang Fasilitas Pinjaman Rp1,5 Triliun dari Bank Mizuho

Grup Protelindo dan jajaran entitas anak usaha TOWR resmi memperpanjang masa tenor pinjaman bergulir hingga Juli 2027.

Anak usaha TOWR perpanjang fasilitas pinjaman Rp1,5 triliun dari Bank Mizuho Indonesia. Cek rincian jaminan Protelindo dan tenor terbarunya di sini.

Emiten infrastruktur telekomunikasi PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) mengumumkan perpanjangan fasilitas pinjaman bergulir senilai Rp1,5 triliun dari PT Bank Mizuho Indonesia guna mendukung ketahanan likuiditas dan operasional jangka panjang grup usaha. (Foto: Dok. Kabarbursa.com)
Emiten infrastruktur telekomunikasi PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) mengumumkan perpanjangan fasilitas pinjaman bergulir senilai Rp1,5 triliun dari PT Bank Mizuho Indonesia guna mendukung ketahanan likuiditas dan operasional jangka panjang grup usaha. (Foto: Dok. Kabarbursa.com)

Daftar Isi

  1. 01 TOWR Bagi Dividen Lagi

KABARBURSA.COM – Saham PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) melaporkan bahwa sejumlah anak usahanya telah menandatangani perjanjian perubahan atas fasilitas pinjaman bergulir dengan PT Bank Mizuho Indonesia senilai maksimal Rp1,5 triliun pada Jumat, 10 Juli 2026. 

Langkah strategis yang melibatkan jajaran entitas terkendali perseroan ini ditujukan untuk memperpanjang jangka waktu fasilitas kredit guna memperkuat likuiditas operasional perusahaan.

Berdasarkan laporan keterbukaan informasi, jajaran anak usaha TOWR yang bertindak sebagai para peminjam meliputi PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo), PT Iforte Solusi Infotek (Iforte), PT BIT Teknologi Nusantara (BIT), PT Iforte Energi Nusantara (IFEN), PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR), dan PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST). 

Penandatanganan ini merupakan perubahan atas Perjanjian Perubahan dan Pernyataan Kembali Fasilitas Pinjaman Bergulir Nomor 1259/ARA/MZH/1222 yang awalnya disepakati pada 9 Deseber 2022 lalu.

Melalui kesepakatan terbaru ini, Bank Mizuho selaku kreditur dan jajaran anak usaha TOWR sepakat memperpanjang masa berlaku fasilitas kredit tersebut hingga satu tahun ke depan. 

Corporate Secretary Sarana Menara Nusantara Monalisa Irawan menjelaskan bahwa seluruh pihak yang terlibat telah mencapai kata sepakat terkait perubahan tenggat waktu fasilitas pinjaman komersial ini.

"Bank dan Para Peminjam dengan ini sepakat untuk memperpanjang jangka waktu fasilitas sampai dengan 11 Juli 2027," ujar Monalisa Irawan dalam keterangan tertulisnya.

Selain perpanjangan tenggat waktu, Protelindo juga bertindak sebagai entitas utama yang memberikan jaminan perusahaan (corporate guarantee) secara penuh. 

Monalisa menambahkan, dukungan internal dari anak usaha utama ini menjadi bagian penting dari pemenuhan klausul perjanjian. Protelindo dipastikan memberikan jaminan perusahaan atas pelaksanaan seluruh kewajiban berdasarkan Perjanjian Fasilitas tersebut.

Manajemen menegaskan bahwa pelaksanaan transaksi kredit ini tidak memberikan dampak material negatif yang dapat merugikan kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha TOWR. Hubungan hukum antar-entitas yang terlibat dipastikan murni bersifat afiliasi karena saham dari masing-masing perusahaan anak dimiliki sekurang-kurangnya 99 persen oleh perseroan. 

Pengikatan jaminan serta penerimaan pinjaman langsung dari pihak perbankan ini telah disesuaikan secara patuh dengan regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengenai transaksi afiliasi.

Langkah pengamanan fasilitas dana segar bernilai triliunan rupiah ini sekaligus menegaskan komitmen TOWR dalam menjaga stabilitas arus kas grup usaha penyedia infrastruktur telekomunikasi secara terintegrasi. 

Manajemen juga memastikan bahwa transaksi perubahan ini terbebas dari unsur benturan kepentingan serta bukan merupakan transaksi material yang memerlukan prosedur persetujuan eksternal tambahan. 

Pelaku pasar modal diproyeksikan akan merespons positif langkah restrukturisasi internal ini karena dinilai mampu memperlebar ruang gerak ekspansi finansial perseroan di masa mendatang.

TOWR Bagi Dividen Lagi

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) kembali menyiapkan pembagian dividen tunai kepada pemegang saham. Kali ini, emiten menara telekomunikasi milik Grup Djarum tersebut akan membagikan sisa dividen final tahun buku 2025 sebesar Rp6,89 per saham.

Pembagian tersebut merupakan kelanjutan dari skema dividen yang sebelumnya sudah lebih dulu dicicil melalui dividen interim. Dalam pengumuman resmi perseroan, total dividen final tahun buku 2025 mencapai Rp13,76 per saham.

Namun, dari jumlah tersebut, TOWR sebelumnya telah membayarkan dividen interim sebesar Rp6,87 per saham pada 23 Desember 2025. Karena itu, sisa dividen yang akan diterima investor pada periode ini tinggal Rp6,89 per saham.

Pasar mulai memperhatikan jadwal pembagian dividen tersebut karena biasanya saham dengan pola dividen rutin seperti TOWR cukup aktif diperdagangkan menjelang cum date. Apalagi TOWR selama beberapa tahun terakhir dikenal cukup konsisten menjaga distribusi dividen kepada investor.

Jika melihat jadwal resmi perusahaan, akhir perdagangan saham dengan hak dividen atau cum dividen di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 2 Juni 2026. Setelah itu, saham akan mulai diperdagangkan tanpa hak dividen atau ex dividen pada 3 Juni 2026.

Sementara untuk pasar tunai, cum dividen berlangsung hingga 4 Juni 2026 dan ex dividen dimulai pada 5 Juni 2026. Investor yang ingin memperoleh hak dividen wajib tercatat sebagai pemegang saham pada recording date 4 Juni 2026 pukul 16.15 WIB.

Adapun pembayaran dividen tunai dijadwalkan berlangsung pada 19 Juni 2026.

Secara teknis, proses pembagian dividen TOWR akan berlangsung otomatis bagi investor yang sahamnya tersimpan di penitipan kolektif KSEI. Dana dividen nantinya akan langsung disalurkan melalui perusahaan sekuritas atau bank kustodian tempat investor membuka rekening efek.

Sementara bagi pemegang saham warkat atau script, pembayaran dividen akan ditransfer langsung ke rekening bank masing-masing investor.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
Syahrianto
Ass. Redaktur

Syahrianto

Jurnalis ekonomi dan pasar modal yang berpengalaman dalam menulis, menyunting, dan mengkurasi naskah harian serta konten analisis mendalam (in-depth analysis) seperti Insight Daily dan Insight Emiten yang berbasis data dan SEO. Secara reguler, mengarahkan reporter dan berkolaborasi dengan redaksi maupun lintas dividi, sekaligus bertindak sebagai penyusun, pengkonsep, dan host webinar mingguan KabarBursa Insight Emiten. Kini telah terverifikasi Wartawan Madya dari Dewan Pers (20183-LKBN ANTARA/Wdya/DP/II/2026/01/11/96).

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait