KABARBURSA.COM - Wuling Motors bakal meluncurkan Aira EV sebagai mobil listrik baru di ajang Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2026 pada 30 Juli - 9 Agustus mendatang.
Wuling Aira EV yang telah diperkenalkan dan bisa dipesan konsumen, hadir sebagai City Car EV (Electric Vehicle). Mobil setrum ini bakal diposisikan sebagai alternatif City Car listrik di samping Air ev sekaligus melengkapi lini mobil listrik Wuling.
Meski harganya belum diumumkan, spesifikasi Wuling Aira EV sudah tercantum di situs resmi pabrikan asal China tersebut. Dari sisi desain, Wuling Aira EV mengusung gaya retro modern dengan bentuk bodi membulat dan mengalir dari bagian depan sampai sisi buritannya.
Eksterior Aira EV dilengkapi Ring Light Design LED pada lampu depan dan belakang berbentuk bulat yang dipadukan LED High Mount Stop Lamp, pelek berdiameter 13 inci dengan desain penutup roda empat daun semanggi (Four-leaf Clover), serta pilihan warna bodi two-tone.
Wuling menawarkan tiga opsi warna eksterior yakni Milk Tea, Galaxy Blue, dan Starry Black. Secara dimensi, mobil listrik baru Wuling ini terbilang compact.
Unitnya memiliki panjang 3.268 mm, lebar 1.550 mm, tinggi 1.575 mm, serta wheelbase 2.190 mm. Dimensi tersebut cocok untuk lalu lintas perkotaan yang padat hingga menyusuri jalan yang relatif sempit. Dengan ukuran tersebut, Aira EV bakal bersaing dengan Vinfast VF 3 hingga Seres E1.
Kehadiran Aira EV memperlihatkan strategi Wuling untuk memperluas pilihan kendaraan listrik di segmen perkotaan. Jika Air ev lebih dikenal sebagai mobil listrik berukuran sangat ringkas, Aira EV menawarkan dimensi yang sedikit lebih besar dengan konfigurasi empat pintu sehingga diharapkan mampu menjangkau konsumen yang membutuhkan mobil harian dengan akses kabin yang lebih praktis.
Bagaimana Performa Wuling Aira EV?
Soal performa, Wuling Aira EV di situs resminya dibekali motor listrik bertenaga 30 kW berpenggerak roda belakang (rear wheel drive/RWD). Tenaga tersebut didukung baterai berkapasitas 25,1 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga 300 kilometer (km) berdasarkan standar CLTC.
Pada sektor kaki-kaki, Aira EV mengandalkan suspensi MacPherson di depan dan 3-link coil spring di belakang. Sistem pengereman sudah menggunakan rem cakram pada roda depan dan belakang, sementara radius putarnya mencapai 4,5 meter untuk memudahkan pengemudi saat berputar balik maupun parkir di area sempit.
Di area kabin, Aira EV mengusung interior bernuansa Cookies and Cream. Ia memiliki empat pintu untuk memudahkan akses keluar-masuk penumpang. Sementara dua baris kabinnya dapat diisi empat sampai lima orang.
Di bagian dasbor, terdapat panel instrumen ukuran 7 inci, dan layar kontrol berukuran 10,1 inci yang telah mendukung konektivitas smartphone untuk berbagai fungsi hiburan dan informasi kendaraan.
Lingkar kemudi mobil ini juga dilengkapi beberapa tombol multifungsi. Tombol ini bakal memudahkan pengemudi mengakses hiburan hingga informasi.
Soal keselamatan, Wuling Aira EV sudah dilengkapi sejumlah fitur seperti Dual SRS Airbags, Tire Pressure Monitoring System (TPMS), Hill Hold Control, Electronic Stability Control (ESC), Rear Parking Camera plus Sensor, hingga Electric Parking Brake dengan Auto Vehicle Hold.
Selain mengandalkan fitur keselamatan, Wuling juga menyiapkan berbagai teknologi penunjang kenyamanan berkendara yang menjadi ciri khas lini kendaraan listriknya.
Kombinasi ukuran bodi yang kompak, radius putar kecil, serta kelengkapan fitur tersebut diharapkan memudahkan mobil ini digunakan sebagai kendaraan harian di kawasan perkotaan, baik untuk mobilitas individu maupun keluarga kecil.
Peluncuran resminya di GIIAS 2026 sekaligus akan menjadi momen pengumuman harga dan varian yang dipasarkan di Indonesia, termasuk detail spesifikasi yang akan diterima konsumen domestik.
Selain mengandalkan fitur keselamatan, Wuling juga menyiapkan berbagai teknologi penunjang kenyamanan berkendara yang menjadi ciri khas lini kendaraan listriknya.
Kombinasi ukuran bodi yang kompak, radius putar kecil, serta kelengkapan fitur tersebut diharapkan memudahkan mobil ini digunakan sebagai kendaraan harian di kawasan perkotaan, baik untuk mobilitas individu maupun keluarga kecil.
Peluncuran resminya di GIIAS 2026 sekaligus akan menjadi momen pengumuman harga, varian, serta spesifikasi akhir yang dipasarkan di Indonesia. Kehadiran Aira EV diperkirakan akan semakin memanaskan persaingan di segmen mobil listrik perkotaan yang kini diisi sejumlah model berukuran ringkas dengan banderol relatif terjangkau.
Dengan membawa desain retro modern, konfigurasi empat pintu, serta jarak tempuh hingga 300 kilometer, Wuling berupaya menawarkan alternatif baru bagi konsumen yang menginginkan kendaraan listrik praktis untuk penggunaan harian.
Dengan posisinya sebagai City Car listrik, harga Aira EV diprediksi akan dibanderol Rp200 jutaan hingga Rp300 jutaan.(*)