Logo
>

HRUM Sepekan Melesat 11,27 Persen, Besok Lanjutkan Rebound?

HRUM melonjak lebih dari 11 persen setelah empat hari tertekan. Orderbook mulai menebal di sisi bid, tetapi tekanan jual di area 800 sampai 825 masih membayangi perdagangan esok hari.

Ditulis oleh Yunila Wati
HRUM Sepekan Melesat 11,27 Persen, Besok Lanjutkan Rebound?
Menutup pekan di zona hijau, asing mulai masuk ke saham HRUM, meskipun belum agresif. (Foto: dok Harum Energy)

KABARBURSA.COM – Saham PT Harum Energy Tbk (HRUM) akhirnya memantul keras setelah empat hari perdagangan berturut turut bergerak turun. Pada penutupan Jumat, 22 Mei 2026, HRUM melesat 80 poin atau 11,27 persen ke level 790, dengan nilai transaksi mencapai Rp28,8 miliar dan volume perdagangan 383,13 ribu lot.

Kenaikan ini muncul setelah saham HRUM sempat terseret turun dari level 895 pada 18 Mei, menuju 710 pada 21 Mei. Dalam empat hari perdagangan, volatilitas HRUM terlihat sangat agresif dengan rentang pergerakan harian mencapai lebih dari 100 poin.

Ada satu hal yang perlu diperhatikan. Saat harga turun tajam sejak awal pekan, arus dana asing masih mencatatkan pembelian bersih dalam jumlah besar.

Data perdagangan memperlihatkan, foreign buy pada 19 Mei mencapai Rp7,69 miliar dengan net foreign sebanyak Rp4,64 miliar. Lalu pada 20 Mei tercatat foreign buy Rp6,58 miliar dengan net foreign sebesar Rp2,84 miliar.

Tekanan jual asing memang sempat mengecil pada 22 Mei. Akan tetapi, posisi net foreign masih positif di Rp217,56 juta. Fakta ini menunjukkan bahwa aksi distribusi asing belum benar benar dominan meski tekanan jual domestik sempat mengguncang harga.

HRUM sepertinya sedang memasuki fase tarik menarik antara akumulasi baru dan distribusi jangka pendek. Trader mulai kembali memperhatikan saham batu bara ini setelah volume perdagangan melonjak hampir dua kali lipat dibanding sesi sebelumnya. 

Frekuensi transaksi juga meningkat menjadi 4.215 kali dari sebelumnya 3.280 kali.

Kenaikan volume di tengah pantulan tajam biasanya menjadi tanda awal bahwa minat spekulatif mulai kembali masuk. Meski begitu, struktur orderbook menunjukkan jalan HRUM masih belum benar benar bersih dari tekanan jual.

Bid Mulai Menebal, Offer Besar Belum Pergi

Orderbook HRUM pada penutupan perdagangan Jumat lalu memperlihatkan perubahan karakter dibanding tiga hari sebelumnya. Sisi bid mulai tampak lebih tebal dan lebih aktif.

Antrian beli terbesar muncul di level 790 dengan 3.984 lot dengan frekuensi 28 kali. Bid berikutnya berada di level 780 sebesar 1.256 lot dan level 775 sebesar 1.334 lot.

Pola ini memperlihatkan bahwa area 775 sampai 790 mulai dijaga pelaku pasar jangka pendek. Mereka terlihat mencoba membentuk area penyangga baru setelah saham sempat longsor ke 685 intraday.

Area 685 menjadi titik penting karena level tersebut menjadi low harian sekaligus area pantulan tercepat pada perdagangan Kamis, 21 Mei 2026. Saat harga sempat menyentuh area tersebut, buyer langsung masuk cukup agresif.

Fenomena seperti ini biasanya muncul ketika trader besar mulai mencoba mengukur kekuatan jual pasar. Jika tekanan jual sudah mulai habis, saham cenderung memantul cepat dengan volume tinggi.

Meski begitu, sisi offer HRUM masih memperlihatkan ancaman yang belum sepenuhnya hilang.

Antrian jual terbesar terlihat di area 800 sebesar 5.002 lot. Lalu offer berikutnya berada di 810 sebanyak 4.232 lot dan level 825 sebesar 3.658 lot.

Ini menunjukkan bahwa seller masih cukup aktif menjaga area psikologis 800 sampai 825.

Pasar terlihat belum benar benar yakin bahwa rebound HRUM sudah selesai. Banyak trader tampaknya memilih memanfaatkan kenaikan tajam untuk melakukan trading sell terlebih dahulu.

Tekanan psikologis ini cukup masuk akal. Dalam empat hari terakhir, HRUM sempat anjlok hampir 21 persen dari level tertinggi 895 menuju area 710.

Pergerakan setajam ini biasanya meninggalkan trauma jangka pendek di kalangan trader harian.

Karena itu, area 800 kini menjadi titik paling penting untuk perdagangan esok hari.

Jika HRUM mampu bertahan dan menutup perdagangan di atas 800 dengan volume besar, peluang menuju 850 mulai terbuka kembali.

Sebaliknya, jika saham gagal bertahan dan kembali ditekan di bawah 775, pasar kemungkinan akan kembali menguji area 730 sampai 750.

Area 730 Sampai 775 Menjadi Zona Kunci

MNC Sekuritas memberikan strategi buy on weakness pada HRUM setelah saham berhasil memantul dari area bawah. Zona 730 sampai 775 kini menjadi area pantauan utama.

Area tersebut dianggap sebagai wilayah akumulasi baru karena selama penurunan empat hari terakhir buyer terlihat terus muncul di area tersebut.

Dari sudut teknikal, level 715 juga menjadi titik penting karena menjadi area stoploss jangka pendek.

Jika HRUM turun di bawah area itu, struktur rebound berpotensi rusak dan tekanan jual bisa kembali membesar.

Skenario ini cukup relevan karena saham batu bara masih bergerak sensitif terhadap pergerakan harga komoditas global dan sentimen China.

Pasar batu bara global belakangan masih bergerak fluktuatif setelah permintaan industri baja China belum benar benar pulih stabil. Trader di Singapura dan Hong Kong mulai memperhatikan perlambatan impor beberapa pekan terakhir.

Kondisi tersebut membuat saham batu bara Indonesia menjadi lebih mudah bergerak liar.

Karena itu strategi perdagangan esok hari kemungkinan akan lebih cocok menggunakan pendekatan disiplin ketimbang agresif mengejar harga.

Trader jangka pendek terlihat cenderung menunggu area koreksi menuju 775 sampai 780 sebelum kembali masuk.

Sementara trader yang sudah memegang posisi bawah kemungkinan mulai memperhatikan area 800 sampai 825 sebagai zona trading sell.

Jika HRUM mampu menembus 825 dengan volume besar dan frekuensi meningkat, peluang menuju 850 mulai terbuka.

Target berikutnya berada di area 890 yang sebelumnya menjadi titik tekanan tertinggi pekan ini.(*)

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Yunila Wati

Telah berkarier sebagai jurnalis sejak 2002 dan telah aktif menulis tentang politik, olahraga, hiburan, serta makro ekonomi. Berkarier lebih dari satu dekade di dunia jurnalistik dengan beragam media, mulai dari media umum hingga media yang mengkhususkan pada sektor perempuan, keluarga dan anak.

Saat ini, sudah lebih dari 1000 naskah ditulis mengenai saham, emiten, dan ekonomi makro lainnya.

Tercatat pula sebagai Wartawan Utama sejak 2022, melalui Uji Kompetensi Wartawan yang diinisiasi oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), dengan nomor 914-PWI/WU/DP/XII/2022/08/06/79