Market Watch

10 Jul 2026

BKDP 103 +33,77%
KONI 2.900 +25,00%
KOKA 170 +21,43%
NTBK 106 +17,78%
RBMS 66 +15,79%
DATA 2.310 +11,06%
DGIK 138 +10,40%
NANO 22 +10,00%
LMAX 112 +9,80%
CASH 202 +9,19%
KREN 12 +9,09%
KKES 61 +8,93%
PIPA 124 +8,77%
PLAN 38 +8,57%
BOGA 1.625 +8,33%
ELSA 655 +8,26%
AEGS 40 +8,11%
NRCA 454 +8,10%
MEDS 81 +8,00%
FWCT 84 +7,69%
CASA 2.000 +7,53%
SAGE 30 +7,14%
HOPE 160 +6,67%
ASMI 16 +6,67%
BKDP 103 +33,77%
KONI 2.900 +25,00%
KOKA 170 +21,43%
NTBK 106 +17,78%
RBMS 66 +15,79%
DATA 2.310 +11,06%
DGIK 138 +10,40%
NANO 22 +10,00%
LMAX 112 +9,80%
CASH 202 +9,19%
KREN 12 +9,09%
KKES 61 +8,93%
PIPA 124 +8,77%
PLAN 38 +8,57%
BOGA 1.625 +8,33%
ELSA 655 +8,26%
AEGS 40 +8,11%
NRCA 454 +8,10%
MEDS 81 +8,00%
FWCT 84 +7,69%
CASA 2.000 +7,53%
SAGE 30 +7,14%
HOPE 160 +6,67%
ASMI 16 +6,67%
Syariah 13 Feb 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Hukum Islam tentang Investasi, Bagaimana?

Hukum Islam tentang Investasi, Bagaimana?
Hukum Islam tentang Investasi, Bagaimana?

KABARBURSA.COM - Hukum Islam mengenai investasi? Memang boleh? Dalam Islam, hukum investasi sangat penting untuk dipahami oleh umat Muslim mengingat investasi telah menjadi kegiatan yang semakin umum dilakukan oleh sebagian besar masyarakat saat ini.

Investasi adalah proses atau kegiatan yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan atau pengembalian modal di masa depan. Secara umum, investasi melibatkan pengalokasian dana atau sumber daya ke dalam instrumen keuangan, properti, bisnis, atau aset lainnya, di mana investor berharap terjadi peningkatan nilai modal atau kekayaan seiring berjalannya waktu. Tujuan utama dari investasi seringkali adalah untuk mencapai kebebasan finansial (financial freedom) di masa depan.

Namun, bagaimana hukum investasi dalam Islam? Apakah investasi diperbolehkan dalam Islam? Untuk menjawab pertanyaan ini, penting untuk memahami bahwa Islam tidak hanya mengatur hal-hal yang berkaitan dengan ibadah saja, tetapi juga hal-hal yang berkaitan dengan muamalah, termasuk investasi.

Investasi memiliki hubungan erat dengan kegiatan usaha yang penuh risiko, karena seringkali melibatkan ketidakpastian. Imbal hasil (return) dari investasi tidak selalu tetap atau dapat dipastikan, sehingga diperlukan kehati-hatian dalam berinvestasi agar tidak melanggar prinsip-prinsip syariah Islam.

Abdul Aziz dalam Manajemen Investasi Syariah (2010:14) menjelaskan bahwa Islam mendorong umatnya untuk berusaha mendapatkan kehidupan yang lebih baik di dunia dan di akhirat. Salah satu cara untuk mencapai kesejahteraan tersebut adalah melalui kegiatan investasi.

Meskipun demikian, keberadaan ketidakpastian dalam imbal hasil investasi membuat Islam memberikan pedoman atau batasan tentang jenis investasi yang diperbolehkan.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait