INFOGRAFIS Harga Emas Bisa Tembus USD6.500
KABARBURSA.COM - Harga emas dunia diproyeksikan melanjutkan tren penguatan hingga berpotensi menembus level USD6.500 per troy ounce pada akhir 2026, didorong meningkatnya ketegangan geopolitik dan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Amerika Serikat. Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi menyebut level support emas global berada di kisaran USD4.947 per troy ounce, yang berpotensi mengerek harga emas domestik hingga Rp2,92 juta per gram, bahkan menguji resistance di level Rp3 juta hingga Rp3,15 juta per gram dalam sepekan ke depan. Ia menjelaskan eskalasi konflik di Timur Tengah, termasuk pengerahan kapal induk USS Gerald R. Ford oleh AS, meningkatkan ketidakpastian global sehingga mendorong investor beralih ke emas sebagai aset safe haven. Di sisi lain, perlambatan inflasi inti AS yang tercatat 2,4 persen pada Januari 2026 juga membuka peluang penurunan suku bunga The Fed, yang berpotensi melemahkan dolar AS dan memberikan katalis positif bagi pergerakan harga emas.