INFOGRAFIS Harga CPO Naik 5,41% karena Geopolitik
KABARBURSA.COM - Kementerian Perdagangan menetapkan harga referensi (HR) crude palm oil (CPO) periode 1–30 April 2026 sebesar USD989,63 per metrik ton, naik 5,41 persen dari bulan sebelumnya seiring meningkatnya permintaan dan tekanan pasokan di tengah lonjakan harga energi global akibat ketegangan geopolitik. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Tommy Andana, menyebut kenaikan ini berdampak pada penetapan bea keluar sebesar USD148 per MT dan pungutan ekspor 12,5 persen atau USD123,70 per MT. Penentuan HR dilakukan berdasarkan rata-rata harga dari Bursa CPO Indonesia, Bursa Malaysia, dan Pelabuhan Rotterdam dengan metode seleksi median sesuai regulasi, sementara pemerintah juga menetapkan bea keluar untuk produk turunan seperti RBD palm olein guna menjaga tata kelola perdagangan sawit yang adaptif terhadap dinamika pasar global.