KABARBURSA.COM - Perjalanan karier seorang Litta Indriya Ariesca dengan banyak pengalaman di bidang strategi, investasi dan pengembangan bisnis sukses dijadikan modal penting untuk memimpin perusahaan energi.
Litta merupakan seorang yang berpengalaman hampir 30 tahun di organisasi nasional maupun multinasional, khususnya di sektor energi. Kini, ia dipercaya menahkodai PT Elnusa Tbk (ELSA), salah satu perusahaan energi terbesar di Indonesia.
Litta diangkat menjadi Direktur Utama (Dirut) Elnusa berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 25 Agustus 2025.
Sebagai Direktur Utama Elnusa, Litta bertanggung jawab untuk mengawasi arah strategis perusahaan guna mempercepat pertumbuhan, menggali nilai tambah, memajukan inovasi, serta mendorong keunggulan operasional dan fungsional.
Mengutip situs resmi Elnusa, Litta telah malang melintang di berbagai perusahaan dari 1996 hingga 2012. Perjalanan karier profesional Litta dimulai di London, Inggris sebagai Business Analyst di Addisson Griffitts Consultant.
Pengalaman internasional tersebut menjadi fondasi yang kemudian membawanya ke berbagai perusahaan dengan lingkup bisnis yang berbeda.
Perjalanan karier Litta berlanjut di sektor properti di Summarecon Agung sebagai project management dan kemudian berlabuh di DuPont Indonesia & Singapura sebagai ASEAN Business Development Manager.
Pengalamannya semakin lengkap ketika ia dipercaya mengemban jabatan sebagai Senior Manager Investment Strategist di Sinar Mas Group.
Kendati demikian, separuh karier profesional Litta tercatat lebih banyak di lingkungan Pertamina. Ia pernah ditunjuk sebagai Direktur Pemasaran dan Operasi Patra Jasa pada 2020 hingga 2022
Setelah itu, wanita kelahiran Cirebon tahun 1971 tersebut kembali ke Pertamina dan mengenban sejumlah jabatan penting di level Vice President termasuk Project Director 1, Business Development International Market, dan Portfolio Co. Business Development Portfolio.
Di balik kiprahnya sebagai seorang yang berpengalaman di sektor energi, Litta memiliki fondasi akademik yang kuat. Ia merupakan Sarjana Teknik Arsitektur di Universitas Trisakti.
Ia kemudian mengenyam bangku kuliah dengan memperdalam ilmu ilmu manajemen dan investasi melalui program Pascasarjana Investment & Management di University of Manchester.
Kinerja Elnusa 2025
Elnusa membukukan pendapatan usaha sebesar Rp14,5 triliun pada 2025. Angka ini mengalami pertumbuhan sebesar 8 persen dibanding tahun sebelumnya.
Pada tahun lalu, Elnusa turut mencatatkan EBITDA sebesar Rp1,5 triliun. Sementara itu laba bersih emiten jasa energi terintegrasi dalam subholding upstream Pertamina ini mencapai Rp718 miliar.
Litta menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari strategi transformasi yang berfokus pada penguatan kapabilitas layanan, efisiensi operasional, serta peningkatan nilai tambah bagi pelanggan.
“Dalam beberapa tahun terakhir, Elnusa secara konsisten memperkuat fondasi bisnis melalui peningkatan kapabilitas teknologi, optimalisasi portofolio layanan, serta disiplin operasional," ujar dia dalam keterangannya, Jumat, 6 Maret 2026.
Menurutnya, upaya tersebut menjadi kunci dalam menjaga kinerja yang sehat sekaligus memperkuat kepercayaan para pemangku kepentingan terhadap arah pertumbuhan Perseroan.
Kinerja Elnusa didukung oleh portofolio bisnis yang terintegrasi, meliputi jasa hulu migas terintegrasi, penjualan barang dan jasa distribusi & logistik energi, serta jasa penunjang migas.
Sepanjang 2025, segmen penjualan barang dan jasa distribusi dan logistik energi menjadi kontributor terbesar dengan porsi sekitar 60 persen dari total pendapatan, diikuti jasa hulu migas terintegrasi sebesar 28 persen, serta jasa penunjang migas sebesar 12 persen.
Dari sisi posisi keuangan, Perseroan mencatatkan total aset sebesar Rp10,9 triliun dan ekuitas Rp5,3 triliun, dengan arus kas operasi Rp1,7 triliun. Elnusa juga mampu menjaga Net Profit Margin di level 5,0 persen. (*)