INFOGRAFIS IHSG Bergejolak Usai Bos BEI Mundur
KABARBURSA.COM - Pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pascapengunduran diri Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman dinilai mencerminkan tingginya kepanikan pasar di tengah fase krusial pasar modal Indonesia, menyusul tekanan tajam yang memicu trading halt dua kali berturut-turut dalam dua hari terakhir. Pengamat pasar modal sekaligus Founder Republik Investor, Hendra Wardana, menilai gejolak tersebut dipicu kombinasi sentimen global serta kekhawatiran investor terhadap transparansi dan tata kelola pasar domestik, yang berdampak pada rapuhnya kepercayaan investor, khususnya asing. Menurutnya, pengunduran diri pimpinan BEI di tengah volatilitas ekstrem menjadi sorotan pelaku pasar sekaligus sinyal perlunya respons kelembagaan dan evaluasi menyeluruh atas pengelolaan pasar. Meski IHSG sempat menunjukkan pemulihan terbatas secara teknikal, penguatan tersebut dinilai belum mencerminkan pulihnya kepercayaan pasar, dengan investor cenderung bersikap hati-hati sambil menunggu kejelasan arah kebijakan BEI dan penunjukan Direktur Utama baru. Pada perdagangan Jumat, 30 Januari 2026, IHSG bergerak fluktuatif dan melemah tipis ke level 8.227,28 dengan aktivitas transaksi yang tetap aktif, mencerminkan sikap wait and see pelaku pasar di tengah ketidakpastian lanjutan.