Logo

INFOGRAFIS Kenaikan Yield AS Tekan Aset RI

Terbit pada 19 March 2026 Oleh: Redaksi KabarBursa.com
INFOGRAFIS Kenaikan Yield AS Tekan Aset RI

KABARBURSA.COM - Kenaikan imbal hasil obligasi Amerika Serikat di tengah lonjakan harga energi mulai menggeser daya tarik aset keuangan Indonesia, seiring penyempitan selisih yield yang mengurangi kompensasi risiko bagi investor global. Dalam risetnya, Kiwoom Sekuritas Indonesia menyebut kondisi ini mendorong pergeseran aliran dana dari pasar negara berkembang menuju aset safe haven seperti dolar AS dan US Treasury, tercermin dari yield obligasi AS tenor 10 tahun di kisaran 4,27 persen dan Indonesia sekitar 6,82 persen. Penyempitan spread tersebut terjadi di tengah kenaikan harga minyak Brent yang mendekati USD100, yang turut membatasi ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed serta memperkuat dolar AS. Dampaknya, rupiah melemah ke kisaran Rp16.978 per dolar AS, mencerminkan meningkatnya permintaan terhadap aset aman. Selain faktor global, tekanan juga diperkuat oleh sensitivitas domestik terhadap harga energi serta kekhawatiran pelebaran defisit fiskal, yang secara keseluruhan membentuk dinamika pasar dalam beberapa waktu terakhir.